Suara.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengumumkan secara resmi awal Ramadan dan Syawal 1446 Hijriah yang akan menjadi pedoman bagi Warga Muhammadiyah untuk memulai ibadah puasa.
Dalam pengumuman yang disampaikan Sekretaris PP Muhammadiyah M Sayuti bahwa penetapan tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh majelis tarjih dan tasjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pengumuman tersebut disimak Suara.com melalui akun YouTube Muhammadiyah diumumkan bahwa awal Puasa Ramadan 1446 Hijriah dimulai pada Sabtu Pahing 1 Maret 2025.
"Pada Jumat Legi, 29 Syaban 1446 Hijriah atau 28 Februari 2025 Masehi, Ijtimak jelang Ramadan terjadi pada pukul 07.46.49' WIB pagi," katanya, Rabu (12/2/2025).
Sayuti menjelaskan bahwa tinggi bulan pada saat matahari terbenam untuk di Wilayah Yogyakarta, pada posisi 4 derajat 11 menit 8 detik, sehingga hilal sudah wujud.
"Pada saat matahari terbenam Jumat Legi 28 Februari 2025 Masehi di Seluruh Wilayah Indonesia, bulan berada di atas ufuk karena itu hilal sudah wujud. Di wilayah Indonesia tanggal 1 Ramadan 1446 Hijriah dengan demikian jatuh pada hari Sabtu Pahing, tanggal 1 Maret 2025 Masehi," ujarnya.
Sementara itu untuk Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah jatuh pada Minggu, 31 Maret 2025. Sehingga Puasa Ramadan kali ini, menurut Kalender Muhammadiyah akan berlangsung selama 30 hari.
"Terkait bulan Syawal 1446 Hijriah pada Sabtu Kliwon 29 Ramadan 1446 Hijriah yang bertepatan 29 Maret 2025, Ijtimak jelang Syawal 1446 H terjadi pada pukul 17.59.51' WIB tinggi bulan pada saat matahari terbenam untuk Yogyakarta itu -1 derajat 59 menit 4 detik, hilal belum wujud."
Ia menjelaskan, pada saat matahari terbenam di hari Sabtu 29 Maret 2025 masehi itu di Seluruh Wilayah Indonesia, bulan berada di bawah ufuk, sehingga hilal belum wujud.
Baca Juga: Mulai Puasa Ramadhan Tanggal Berapa? Hitung Mundur Bulan Suci 2025
"Karena itu, umur bulan Ramadan 1446 Hijriah disempurnakan atau istikmal menjadi 30 hari. Karena itu di wilayah Indonesia pada tanggal 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada hari Senin pahing 31 Maret 2025 masehi," lanjutnya.
Selain menetapkan 1 Ramadan dan 1 Syawal. PP Muhammadiyah juga menetapkan Hari Raya Idul Adha 2025, Idul Adha jatuh pada 6 Juni 2025.
"Terkait dengan Zulhijjah. Pada Selasa wage 29 Zulqodah 1446 bertepatan dengan 7 Mei 2025 masehi, ijtimak jelang Zulhijah terjadi pada pukul 10.04.18' WIB."
Tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta, kata Sayuti, berada pada posisi 1 derajat 27 menit dan 7 detik, sehingga hilal sudah wujud.
"Pada saat matahari terbenam, Sabtu 27 Mei 2025 masehi di Seluruh Wilayah Indonesia bulan berada di atas ufuk hilal sudah wujud."
Sayuti mengemukakan bahwa berdasarkan perhitungan tersebut, maka tanggal 1 Zulhijah 1446 H, jatuh pada Rabu Kliwon 28 Mei 2025 masehi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel