Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan pemantauan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kemarin, Selasa (18/2/25).
Kali ini, Wapres Gibran meninjau CKG bagi warga yang berulang tahun, di Puskesmas Kecamatan Kemayoran, Puskesmas Johar Baru dan Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Barat.
Dengan mengenakan kostum yang sedikit berbeda. Gibran biasanya kerap mengenakan kemeja putih dan celana hitam, mirip dengan fashion sang ayah, Joko Widodo.
Namun dalam momen ini, Gibran terlihat rapi dengan kemeja batik lengan panjang. Batik tersebut bernuansa warna biru, putih dan abu-abu, sehingga terlihat sangat soft.
Di setiap Puskesmas yang dikunjunginya itu, Gibran selalu melempar senyum kepada para masyarakat yang mengantre untuk berobat.
Gibran bahkan terlihat menyapa anak-anak yang ikut mengantre di depan ruang pemeriksaan.
Dengan gaya khasnya yang selalu membawa bingkisan, Gibran terlihat membagikan sejumlah makanan untuk anak-anak di Puskesmas.
Kali ini yang membuat salah fokus adalah postur tubuh Gibran yang terlihat kerap menunduk selama di Puskesmas.
Gibran terlihat menunduk saat hendak berjalan melewati banyak orang didepannya, hingga saat mengajak bicara orang lain. Sikap ini sontak mengundang komentar dari netizen.
Baca Juga: Gibran Vs Prabowo di Pilpres 2029? Pengamat: Sangat Realistis!
“mas lewat dpn nenek lgs menunduk salut mas,” ujar @LIDAH KAMPOENG, dikutip dari tiktok @gibran_rakabuming, Rabu (19/2/25).
“cuman dia wakil presiden yg lewat dengan menundukan badan nya sehat trs ya mas ,” sahut @HenyMs.
“Gibran terlihat sangat sabar dan tenang,” tulis @Asmara AR.
Mengawal arahan Presiden Prabowo soal CKG ini, Gibran berharap agar masyarakat tidak ragu datang ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan Kesehatan secara berkala.
“saya mengimbau agar masyarakat jangan ragu datang ke puskesmas dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” tulis Gibran.
“Pemerintah akan terus memastikan bahwa program ini berjalan secara optimal dan merata di berbagai daerah,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT