Suara.com - Gubernur baru Sumatera Utara, Bobby Nasution mengaku sudah mempersiapkan diri untuk ikut retret kepala daerah di Lembah Tidar, Magelang. Sejumlah hal sudah dipersiapkan menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut.
Ia mengatakan, persiapan yang dilakukan misalnya dengan membawa pakaian.
"Sudah tadi (dipersiapkan untuk retret)," kata Bobby ditemui usai dilantik di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).
"Sudah ditetapkan (bawa baju), baju olahraga, baju satpol PP, ada baju putih," sambungnya.
Ia menegaskan, dirinya siap untuk digembleng dalam program retret tersebut.
"Siap digembleng dan siap dapat materi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, usai jalani pelantikan di Istana Negara, akan langsung terbang ke Magelang.
"Langsung (ke Magelang)," pungkasnya.
Resmi Dilantik Prabowo
Diketahui, sebanyak 961 kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2024 resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianti di Istana Merdeka, Jakarta pada pagi tadi. Para kepala daerah yang dilantik merupakan Gubernur dan Wakil Gubernur serta, Bupati dan Wakil Bupati, lalu Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) RI tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan 2025-2029.
Kemudian tentang Pengesahan dan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Masa Jabatan 2024-2029. Serta Keppres RI tentang Pengesahan dan Pengangkatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Masa Jabatan 2024-2029.
Setelah pembacaan Keppres, Prabowo memandu para kepala daerah mengucapkan sumpah jabatan.
"Saya bersumpah/berjanji akan memenuhi kewajiban saya sebeagai gubernur sebagai wakil gubernur, sebagai bupati sebagai wakil bupati, sebagai wali kota sebagai wakil wali kota dengan sebaik baiknya dan seadil adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," ucap para kepala daerah terpilih kompak mengikuti perkataan Prabowo.
Berita Terkait
-
Nunduk Baca Teks, Public Speaking Widiyanti Menteri Terkaya di Kabinet Prabowo Ramai Dicibir: Kayak Bocah SMP Presentasi
-
Resmi Dilantik Jadi Gubsu, Bobby Nasution Siap Tancap Gas, Singgung 100 Hari Kerja
-
Usai Sindir Seruan #Indonesia Gelap, Aksi Luhut Kesal Dikritik Viral Lagi: Pindah Aja Kau dari Indonesia!
-
'Bubarkan' Kelas, Dosen FEB UI Serukan Mahasiswa Demo Indonesia Gelap: Napas Kita Harus Dilatih Lari Panjang!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan