Suara.com - Gesture Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Widiyanti Putri Wardhana belakangan menjadi sorotan setelah cuplikan video pidatonya beredar di media sosial. Pasalnya, Widiyanti terlihat kerap menunduk sembari membacakan teks yang sudah disiapkan di meja podium.
Dalam video yang dibagikan oleh akun X, @NenkMonica pada Rabu (19/2/2025), Widiyanti tampak membeberkan soal sederet tantangan bagi sektor pariwisata dengan adanya perubahan ekonomi dan politik di luar dan dalam negeri.
"Memang tidak dapat dipungkiri, kondisi-kondisi terbaru banyak memunculkan tantangan bagi sektor pariwisata. Contohnya yang pertama, prospek ekonomi global yang tak menentu, lanskap geopolitik yang berubah, banyak menciptakan tekanan yang membuat pelaku usaha lebih berhati-hati dalam ekspansi dan pengambilan keputusan stategis," ujarnya.
Dalam pidatonya itu, Widiyanti juga ikut menyinggung soal efisiensi anggaran yang sedang digencarkan pemerintahan Presiden Prabowo yang menjadi salah satu faktor yang berimbas kepada para pelaku usaha di bidang pariwisata.
"Yang kedua, optimalisasi pengeluaran pemerintah. Langkah efisiensi penggunaan anggaran, seperti pengeluaran perjalanan dinas dan studi lapangan, turut mempengaruhi mempengaruhi sektor pariwisata domestik. Tidak dapat dipungkiri, optimalisasi pengeluaran pemerintah berdampak langsung pada pendapatan pelaku usaha dalam jangka pendek," bebernya.
Pemilik akun @NenkMonica yang mengunggah ulang video berdurasi satu menit, 23 detik itu turut menyindir soal public speaking Menpar Widiyanti karena tampak membacakan teks ketika berpidato di acara tersebut.
"Ibu Mentri Pariwisata, tolong alokasikan waktunya untuk ikut pelatihan Public Speaking ya bu ya agar tidak seperti FUFUFAFA," tulis @NenkMonica.
Sontak unggahan video pidato Widiyanti pun turut diramaikan netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen ikut menyindir gaya pidato sang menteri.
Tak hanya terlihat membacakan teks, gestur Widiyanti yang tangan kanannya tampak menekan meja podium pun bikin netizen salfok. Bahkan, ada yang membanding-bandingkan pidato Menpar dengan anak kuliahan saat presentasi tugas di kelas.
"Kenapa tangannya nekan meja, gesturenya buruk," sindir akun @ri******.
"Mirip Pembaca Berita," celetuk akun @Ru*******.
"Demi ya gw dulu kuliah pernah blm belajar suruh presentasi 80% baca kek gitu, Abis gw dikritik gara2 presentasi gitu," curhat akun @Ta**********.
"Kok bisa si sekelas mentri public speakingnya kayak bocah esempe presentasi," cibir akun @th********
Selain pidatonya menuai sindiran keras karena tampak membacakan teks, kapabilitas mentteri terkaya di kabinet Presiden Prabowo pun dipertanyakan sejumlah netizen. Bahkan, ada muncul celetukan jika jabatan yang diemban putri Taipan Wiwoho Basuki Tjokronegoro dan istri pengusaha Wishnu Wardhana itu dianggap politis.
"Anak konglomerat batubara dijadikan menteri karena bapaknya menjadi logistik pak @prabowo di 2024 kemaren," akun @Ra********.
Berita Terkait
-
Usai Sindir Seruan #Indonesia Gelap, Aksi Luhut Kesal Dikritik Viral Lagi: Pindah Aja Kau dari Indonesia!
-
'Bubarkan' Kelas, Dosen FEB UI Serukan Mahasiswa Demo Indonesia Gelap: Napas Kita Harus Dilatih Lari Panjang!
-
Pidato Prabowo Disorot! Mantan Ajudan Gus Dur Sebut 'Ndasmu' Ucapan Kasar: Sebutan untuk Kepala Hewan
-
Unggah 'Ndasmu' Berlatar Hitam, Joko Anwar Sebut Krisis Keteladanan Kini Paling Menyedihkan di Indonesia
-
Sikapi Tren #Kabur Aja Dulu, Menaker Yassierli dan Wamenaker Noel Dinilai Beda Kelas: Berpendidikan vs Buzzer!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya