Suara.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan pihaknya di DPR optimis BPI Danantara bisa transparan. Menurutnya, Danantara tetap bisa diproses hukum jika dalam pelaksanaannya tak benar.
Hal itu ditegaskan Andre menanggapi soal adanya kekhawatiran para pejabat Danantara tak bisa diproses hukum lantaran pengawasannya hanya melibatkan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.
Ia awalnya menegaskan, jika Danantara memiliki Dewan Pengawas yakni dijabat oleh Erick Thohir. Dalam UU BUMN sudah ditegaskan agar Danantara bisa dijalankan secara transparan.
"Nah menurut saya ini di undang-undang pun, di undang-undang BUMN yang baru pun kita sudah menjaga agar Danantara ini akan dilaksanakan secara transparan," kata Andre di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2025).
"Jadi ada aturan mainnya, ada SOP-nya yang menjadikan Danantara ini akan dikelola secara profesional dan transparan," sambungnya.
Ia mengatakan, Danantara nantinya juga akan bisa diaudit dalam pelaksanaannya. Hal itu juga sudah dipastikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
"Tadi Pak Prabowo juga sudah menyampaikan dalam pidatonya bahwa Danantara ini akan dilakukan prosesnya dengan transparan dan silahkan diaudit. Jadi Danantara ini bisa diaudit," ujarnya.
Untuk itu, ia pun menegaskan, dalam UU BUMN yang baru sudah ditegaskan kalau ada yang tak benar dalam pelaksanaan Danantara maka proses hukum bisa dilakukan.
"Dan kalau memang dalam undang-undang pun diatur bahwa Danantara ini kalau ada kerugian lalu pihak Danantara tidak bisa membuktikan pengelolaannya, ada kesalahan, mereka bisa diproses secara hukum," katanya.
Baca Juga: Prabowo Resmikan Danantara: Mampukah jadi Katalisator Pertumbuhan Ekonomi RI?
"Jadi intinya ini sangat-sangat transparan dan kami di Komisi VI terus terang sangat optimis ya bahwa langkah Presiden Prabowo dengan membentuk Danantara. Pertama holding operasional di bawah COO-nya Pak Dony Oskaria dan juga holding investasi di bawah CIO-nya Pandu Sjahrir, kita sih optimis bahwa pertama pengelolaan BUMN akan lebih transparan, BUMN kita akan lebih baik kualitasnya dan menjadi BUMN kelas dunia," sambungnya.
Berita Terkait
-
Ekonom Sebut Danantara Dapat Menjadi Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Jangan Sampai Seperti 1MDB, Legislator PDIP Ingatkan Danantara Harus Bebas Intervensi Politik
-
Silsilah Keluarga Pandu Sjahrir, CIO Danantara Masih Saudara Luhur Binsar Panjaitan
-
Prabowo Resmikan Danantara: Mampukah jadi Katalisator Pertumbuhan Ekonomi RI?
-
Diluncurkan Presiden Prabowo, Pengamat Perbankan Optimis Danantara Jadi Akselerator Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku