Suara.com - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membantah jika dirinya pecah kongsi dengan Wali Kota Medan Rico Waas.
Isu tersebut mencuat setelah beredar video Bobby batal menghadiri acara pisah sambut Wali Kota Medan meski telah berada di Balai Kota.
"Ada yang bilang kemarin Pak Rico nggak aman, kita aman ya. Tidak ada apa-apa," kata Bobby, kemarin.
Menantu Joko Widodo atau Jokowi ini pun menyalahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hal itu.
"Yang salah bukan wali kotanya, tapi yang salah OPD-nya Pak Rico," ujar Bobby.
"Kita bersama-sama bagus dan saat itu kita sama-sama punya kegiatannya," sambung Bobby.
Bobby mengatakan bahwa ia dan istri Kahiyang Ayu ke Balai Kota Medan telah datang ke Balai Kota.
"Saya sudah sampai sana kok. Saya kemarin dari Jakarta langsung kembali untuk itu (hadir acara pisah sambut Wali Kota Medan)," jelasnya.
Bobby mengatakan karena acara pisah sambut molor dan dirinya ada kegiatan lain di Pemprov Sumut maka terpaksa pergi meninggalkan lokasi.
"Saya tunggu dari siang molor, saya ada acara di Pemprov juga," imbuhnya.
Terkait adanya kesalahan OPD dalam acara itu, Bobby menyarankan agar diberikan penindakan sesuai ketentuan.
"Kalau salah ya ditindak," kata Bobby.
Diberitakan, Bobby Nasution batal hadiri acara pisah sambut Wali Kota Medan, meski telang datang ke Balai Kota Medan, Selasa 4 Maret 2025.
Dalam video yang diterima SuaraSumut.id, Bobby terlihat datang bersama istrinya Kahiyang Ayu.
Saat hendak masuk ke lobi, langkah Bobby tampak tertahan karena berbicara dengan seseorang.
Berita Terkait
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
-
Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna
-
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim