News / Nasional
Senin, 03 Agustus 2026 | 17:55 WIB
Ilustrasi jenazah. (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Polda Sumut menyelidiki kematian perempuan berinisial I di Medan Helvetia pada Senin.
  • Propam Polda Sumut mendalami dugaan pelanggaran etik Brigadir IH terkait hilangnya senjata api.
  • Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Suara.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara masih menyelidiki penyebab kematian seorang perempuan berinisial I (35), mantan istri seorang anggota Polri, yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.

Selain menyelidiki penyebab kematian korban, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut juga mendalami rangkaian peristiwa yang melibatkan Brigadir IH, personel Polsek Medan Sunggal.

"Untuk penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan Polrestabes Medan," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Senin.

Ferry menjelaskan penanganan kasus dibagi menjadi dua. Polrestabes Medan menangani penyelidikan terkait kematian korban, sedangkan Propam Polda Sumut mendalami dugaan pelanggaran etik maupun prosedur yang berkaitan dengan anggota Polri tersebut.

"Permasalahannya masih didalami oleh Bid Propam, sedangkan kematian ditangani Polrestabes Medan," ujarnya.

Berdasarkan informasi awal, korban diketahui datang ke rumah mantan suaminya, Brigadir IH, dengan tujuan meminta rujuk.

Setelah kembali dari berdinas, Brigadir IH meletakkan tas berisi senjata api dinas di atas meja sebelum beristirahat.

Saat terbangun, ia mendapati tas tersebut dalam keadaan terbuka dan senjata api dinas yang sebelumnya berada di dalam tas telah hilang.

Brigadir IH kemudian mencari keberadaan senjata api tersebut dan mengetahui korban berada di dalam kamar mandi yang terkunci dari dalam.

Baca Juga: Saat Korban Pencurian Harus Mengingatkan Polisi Akan Tugasnya

Petugas kepolisian selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga kini, Polda Sumatera Utara menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Load More