Resep ketupat presto yang padat dan antibasi [istock]
3. Simpan ketupat di kulkas jika tidak langsung dikonsumsi. Saat ingin disajikan, kukus sebentar agar tetap enak.
4. Jika ingin lebih awet, ketupat bisa dibungkus dengan plastik kedap udara dan disimpan dalam freezer. Untuk menghangatkannya, cukup kukus kembali selama 10-15 menit.
Variasi Penyajian Ketupat
Ketupat bisa disajikan dengan berbagai hidangan khas Nusantara, seperti:
- Opor ayam kuning: Ketupat dengan kuah santan opor ayam yang gurih dan kaya rempah.
- Rendang daging: Ketupat yang dipadukan dengan rendang daging sapi yang empuk dan berbumbu kuat.
- Sambal goreng ati: Paduan ketupat dengan sambal goreng ati dan kentang yang pedas manis.
- Lontong sayur: Ketupat disajikan dengan kuah santan labu siam dan tambahan kerupuk serta sambal.
Ketupat presto adalah solusi praktis untuk mendapatkan ketupat yang padat, lembut, dan antibasi dalam waktu lebih singkat.
Dengan metode ini, Anda tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk memasak ketupat. Selain itu, hasilnya tetap lezat dan tahan lama, cocok untuk disajikan saat Lebaran atau acara keluarga lainnya.
Selamat mencoba!
Komentar
Berita Terkait
-
Mengapa Ketupat Identik dengan Idul Fitri? Ini Makna dan Asal Mula Tradisinya
-
164.268 Personel Gabungan Dikerahkan saat Mudik Lebaran 2025, Ada Tim Respons Cepat
-
20 Desain Gambar Ketupat Lebaran, Cocok untuk Poster dan Kartu Ucapan!
-
Jasa Raharja dan Korlantas POLRI Survei Jalur di Jatim dan Jateng Jelang Operasi Ketupat 2025 Idul Fitri
-
Operasi Ketupat 2025 akan Mulai Digelar 28 Maret, Antisipasi Seratus Juta Pemudik Tahun Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?