Suara.com - Menu ketupat menjadi salah satu hidangan khas yang selalu hadir dalam berbagai perayaan di Indonesia, terutama saat Lebaran.
Ketupat yang sempurna memiliki tekstur yang padat lalu tidak lembek dan tidak mudah basi. Namun, banyak orang merasa proses memasak ketupat cukup merepotkan karena membutuhkan waktu lama hingga 4-5 jam.
Kekinian, dengan bantuan panci presto, Anda bisa membuat ketupat dengan hasil yang padat dan antibasi dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Keunggulan Memasak Ketupat dengan Panci Presto
Menggunakan panci presto memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode konvensional:
- Hemat waktu, karena ketupat bisa matang dalam waktu kurang dari 2 jam.
- Tekstur lebih padat akibat tekanan tinggi, air lebih merata menyerap ke dalam ketupat, menghasilkan tekstur yang lebih padat.
- Lebih antibasi karena matang lebih cepat dan tidak terlalu lama terkena udara terbuka, ketupat cenderung lebih awet.
- Menghemat bahan bakar, karena menggunakan panci presto lebih efisien dalam penggunaan gas dibandingkan metode rebus biasa.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
- 10 bungkus ketupat anyaman daun kelapa (bisa beli di pasar atau membuat sendiri)
- 1 kg beras pulen, cuci bersih dan tiriskan
- 2 liter air
- 1 sendok teh garam
- Daun pandan (opsional, untuk aroma lebih harum)
Cara Membuat Ketupat Presto yang Padat dan Antibasi
1. Mempersiapkan Beras
Pilih beras berkualitas baik, sebaiknya jenis beras yang agak pulen agar hasil ketupat lebih padat dan tidak terlalu keras.
Cuci beras hingga bersih, lalu tiriskan.
Tambahkan 1 sendok teh garam ke dalam beras dan aduk rata agar ketupat memiliki rasa gurih yang merata.
2. Mengisi Anyaman Ketupat
Isi setiap anyaman ketupat dengan beras hingga mencapai sepertiga bagian (± 1/3 penuh). Jangan diisi terlalu penuh karena beras akan mengembang saat dimasak.
Pastikan anyaman ketupat dalam kondisi rapat dan tidak ada lubang yang bisa membuat air masuk berlebihan ke dalamnya.
Baca Juga: Mengapa Ketupat Identik dengan Idul Fitri? Ini Makna dan Asal Mula Tradisinya
3. Memasak dalam Panci Presto
Susun ketupat yang sudah diisi beras ke dalam panci presto.
Tambahkan air hingga ketupat benar-benar terendam. Jika perlu, gunakan piring berat di atas ketupat agar tetap terendam sempurna.
Tambahkan daun pandan agar ketupat lebih harum (opsional).
Tutup panci presto dengan rapat, pastikan katup tekanan dalam posisi aman.
4. Proses Memasak
Nyalakan api sedang hingga tekanan mulai terbentuk di dalam panci presto (biasanya sekitar 15 menit).
Setelah bunyi mendesis muncul, kecilkan api dan masak selama 45-60 menit.
Setelah waktu habis, matikan api dan biarkan tekanan turun secara alami sebelum membuka tutup panci.
5. Pendinginan dan Penyajian
Setelah tutup panci bisa dibuka, angkat ketupat dan tiriskan.
Gantung ketupat di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik agar cepat kering dan tidak lembab.
Biarkan dingin sebelum dipotong agar teksturnya lebih padat dan tidak lembek.
Tips Agar Ketupat Tahan Lama dan Tidak Basi
1. Pastikan ketupat benar-benar matang sebelum diangkat dari panci presto.
2. Jangan langsung memasukkan ketupat ke dalam plastik saat masih panas, karena uap air yang terperangkap bisa membuat ketupat cepat basi.
Berita Terkait
-
Mengapa Ketupat Identik dengan Idul Fitri? Ini Makna dan Asal Mula Tradisinya
-
164.268 Personel Gabungan Dikerahkan saat Mudik Lebaran 2025, Ada Tim Respons Cepat
-
20 Desain Gambar Ketupat Lebaran, Cocok untuk Poster dan Kartu Ucapan!
-
Jasa Raharja dan Korlantas POLRI Survei Jalur di Jatim dan Jateng Jelang Operasi Ketupat 2025 Idul Fitri
-
Operasi Ketupat 2025 akan Mulai Digelar 28 Maret, Antisipasi Seratus Juta Pemudik Tahun Ini
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat