Dioxin, yang terbentuk saat plastik meleleh, dikategorikan sebagai zat karsinogenik oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Mengapa Daun Pisang Lebih Aman?
Secara tradisional, lontong dan ketupat dibungkus dengan daun pisang atau janur kelapa.
Cara ini tidak hanya lebih aman, tetapi juga memberikan aroma khas pada lontong yang dapat meningkatkan selera makan.
Berikut beberapa keunggulan menggunakan daun pisang atau janur kelapa:
- Tidak mengandung zat berbahaya – Daun pisang dan janur adalah bahan alami yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
- Menambah aroma khas – Lontong yang dibungkus daun pisang memiliki aroma yang lebih wangi dan sedap.
- Lebih ramah lingkungan – Pembungkus alami ini lebih mudah terurai dan tidak mencemari lingkungan dibandingkan plastik.
Cara Aman Menyimpan Lontong dan Ketupat
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Malang Saat Liburan Idul Fitri Untuk Keluarga
Pada momen hari raya, lontong dan ketupat sering kali dibuat dalam jumlah besar dan disimpan untuk keesokan harinya.
Agar tetap aman dikonsumsi, dr. Tan menyarankan cara penyimpanan yang tepat:
- Simpan di dalam kulkas – Seperti nasi, lontong yang tidak habis sebaiknya dimasukkan ke dalam kulkas untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
- Kukus ulang sebelum makan – Jika ingin mengonsumsinya kembali, lontong dapat dikukus ulang agar teksturnya tetap lembut dan aman dikonsumsi.
- Hindari pemanasan dalam plastik – Jangan menghangatkan lontong di dalam plastik, baik dengan cara dikukus maupun menggunakan microwave, karena dapat meningkatkan pelepasan zat kimia berbahaya.
Porsi Konsumsi yang Dianjurkan
Selain memperhatikan cara penyimpanan dan pengolahan, konsumsi lontong dan ketupat juga perlu dikontrol.
Menurut dr. Tan, satu porsi yang dianjurkan untuk sekali makan adalah satu ukuran ketupat atau lontong, yang setara dengan 150 gram nasi.
Mengonsumsi lontong atau ketupat secara berlebihan, terutama jika dipadukan dengan hidangan tinggi lemak seperti rendang atau opor ayam, dapat meningkatkan risiko penyakit seperti obesitas dan diabetes.
Oleh karena itu, kesadaran akan porsi dan keseimbangan gizi dalam konsumsi makanan sangat penting untuk menjaga kesehatan.
Penggunaan plastik sebagai pembungkus lontong dan ketupat mungkin dianggap praktis, tetapi memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan.
Alternatif yang lebih aman, seperti daun pisang atau janur kelapa, sebaiknya dipilih untuk mengurangi risiko paparan zat kimia berbahaya.
Selain itu, penyimpanan dan konsumsi yang tepat juga berperan dalam menjaga kualitas lontong serta kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dengan lebih sadar dalam memilih bahan pembungkus dan cara konsumsi, kita dapat menikmati lontong dengan lebih sehat dan aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo
-
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes