“Indonesia cemas” sahut @vera.
Janji Kampanye
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pernah mengutarakan janji saat masa kampanye.
Janji yang diutarakan tersebut yaitu di masa pemerintahannya mereka akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Gibran mengatakan ada sejumlah langkah yang akan dijalankan dirinya dengan Prabowo untuk menyediakan 19 juta lapangan pekerjaan baru.
Target 19 juta lapangan kerja tersebut 5 juta diantaranya merupakan green jobs atau pekerjaan ramah lingkungan.
Gibran menjelaskan visi, misi dan program kerjanya itu dalam acara debat cawapres di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (22/12/23).
Langkah yang akan dilakukan yaitu melanjutkan hilirisasi. Hilirisasi yang dimaksud tidak hanya di sektor pertambangan, melainkan juga di sektor lain.
Gibran juga berjanji akan menggenjot ekonomi kreatif dan UMKM.
Baca Juga: Gibran Beri Saran Siswa Gunakan AI untuk Selesaikan Tugas, Publik: Menyala Mas Wapres!
Kemudian melakukan pemerataan Pembangunan dengan tidak hanya berpusat di Jawa, namun juga di luar Jawa.
Janji tersebut menurut Gibran akan terwujud apabila agenda Hilirisasi, pemerataan Pembangunan, transisi menuju energi hijau, ekonomi kreatif dan UMKM bisa dikawal bersamaan.
Sampai di 100 hari lebih masa jabatan pemerintahan Presiden Prabowo, Gibran berulang kali menyebutkan soal janji-janjinya tersebut.
Tak heran, jika netizen kini giliran terus menagih dan mempertanyakan soal janji-janji yang sudah diutarakan Prabowo-Gibran saat berkampanye.
Sementara itu Prabowo juga pernah menyampaikan gagasan terkait strategi transformasi bangsa menuju Indonesia emas 2024.
Menurut Prabowo, target Indonesia Emas yaitu saat produksi domestic bruto (PDB) pada 2023, 1,4 triliun dolar AS ditargetkan bisa melompat hingga 9,8 triliun dolar AS pada 2045.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa untuk menjadi negara Makmur diperlukan bagaimana Indonesia menjadi negara yang high income.
Prabowo memiliki strategi untuk mencapai target dimana perekonomian Indonesia harus tumbuh minimal 6% - 7% setiap tahunnya.
Contohnya, seperti harus mencapai swasembada pangan, Indonesia juga harus berani memberantas kemiskinan, meningkatkan pelayanan Kesehatan, dan masih banyak lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Gibran Boyong Dokter Pribadi ke Karo, Periksa dan Beri Penanganan Anak Korban Keracunan MBG
-
Kejagung Periksa Lucy Kweek 2 Kali, Sosok yang Kenalkan Tan Kian dengan Ferry Boboho
-
IHSG Betah di Zona Merah ke Level 6.541
-
Diskon Jalan-jalan ke Eropa dari BRI di Antavaya, Klaim di Sini!
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Strombolian, Status Level III Masih Berlaku
-
Realita Perpisahan dalam Lagu Rutinitas yang Nggak Cuma Bikin Patah Hati
-
Jangan Lewatkan! Flash Sale Astro x BRI Cuma 10-15 September 2026
-
Ribuan Jakmania Bakal Kasih Tekanan, Mariano Peralta Ogah Ciut Yakin Persib Menang
-
Purbaya Mau Bentuk Tim Khusus di Kemenkeu Gegara Sering Lupa Pantau Kebijakan
-
Sebuah Truk Terguling di Jalan Tol Dalam Kota Akibat Pecah Ban, Kernet Alami Luka-luka