“Semoga pemangku adat di sini dapat memahami kondisi tersebut. karena informasinya di sini harus dipadamkan,” tuturnya.
Pelabuhan Gilimanuk menyiapkan total 54 kapal dan 2 kapal perbantuan untuk proses penyeberangan ke Pelabuhan Ketapang selama periode mudik lebaran.
Namun, tidak dijelaskan secara rinci jumlah kapal yang aktif beroperasi.
Dari jumlah tersebut, kapasitas optimal dalam satu hari yang dapat diseberangkan adalah 16.800 kendaraan.
Namun, diperkirakan jumlah kendaraan yang dapat dilayani untuk menyeberang berkisar antara 12-15 ribu dalam sehari.
Pada Kamis (20/3/2025) hari ini, jumlah kendaraan yang masih memadati Pelabuhan Gilimanuk disebut masih didominasi oleh kendaraan barang.
Terlebih karena penyeberangan kendaraan logistik sudah dibatasi mulai tanggal 24 Maret 2025 untuk difokuskan pada kendaraan kecil pemudik.
Sebelumnya diberitakan, pemudik yang masih tercecer di jalur Denpasar-Gilimanuk juga dapat ditampung di beberapa lokasi untuk beristirahat selama Hari Raya Nyepi sambil menunggu pembukaan kembali pelabuhan.
Tempat tersebut meliputi seluruh Kantor Polisi, Masjid, dan Terminal di Kabupaten Jembrana.
Baca Juga: Daftar 53 Rest Area Tol Trans Jawa yang Ada Charger Mobil Listrik untuk Mudik Lebaran 2025
“Lokasi yang disiapkan yaitu di seluruh kantor kepolisian, masjid, terminal terdekat di wilayah Kabupaten Jembrana,” ujar Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy.
Ariasandy mengimbau bagi para pemudik untuk menghindari waktu mudik pada 28 Maret 2025 mendatang demi kenyamanan pemudik karena menjelang penutupan jalan pada Hari Raya Nyepi.
Sebagaimana diketahui pada hari raya Nyepi adalah hari suci umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Nyepi juga disebut sebagai Hari Raya Keheningan.
Saat Nyepi, umat Hindu melakukan pantangan yakni :
- Amati Geni, tidak menyalakan api, termasuk kompor, lampu, dan kendaraan
- Amati Karya, menghentikan segala aktivitas pekerjaan
- Amati Lelungan, tidak bepergian atau meninggalkan rumah
- Amati Lelanguan, menjaga diri dari hawa nafsu dan kesenangan duniawi
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Dominasi Penyaluran KUR di Lampung Sepanjang Semester I 2026
-
HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Beli Tiket Indomaret Run Pakai BRImo Dapat Diskon Langsung, Ini Caranya
-
Arti Nama Calon Buah Hati Iko Uwais dan Audy Item yang Keguguran di Usia 7 Minggu
-
Alasan Puan Maharani Majukan Sidang Tahunan 2026 ke 14 Agustus
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
-
Jelang Muktamar NU ke-35, Tokoh dan Aktivis Desak PBNU Independen dan Responsif Gender
-
Pemprov DKI: Evaluasi Jalur Bukan Berarti Abaikan Hak Pesepeda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa