Ia mengatakan volume lalu lintas di ruas Tol Cipali saat ini terpantau lancar. Namun, peningkatan arus kendaraan kembali terlihat sejak menjelang sore hari.
Hingga pukul 12.00 WIB terdapat sekitar 16,9 ribu kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju arah Cirebon, meningkat 17,1 persen dibandingkan volume pada jam yang sama kemarin.
Ia menyebutkan pada arah sebaliknya, jumlah kendaraan yang melintasi tercatat sekitar 9,4 ribu unit. Angka ini lebih rendah sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama sehari sebelumnya.
“Totalnya volume lalu lintas di ruas Tol Cipali meningkat 8,4 persen dibandingkan hari sebelumnya. Peningkatan ini diperkirakan akan terus berlanjut mendekati puncak arus mudik,” ujarnya.
Ardam menambahkan arus mudik di ruas Tol Cipali diprediksi mencapai puncaknya pada Jumat (28/3) atau H-3 Lebaran.
Ia menyampaikan pada periode tersebut, jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai sekitar 118 ribu unit.
“Prediksi tersebut didasarkan pada tren peningkatan volume kendaraan pada periode mudik sebelumnya. Kami terus memantau perkembangan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik,” ucap dia.
Ardam mengatakan sebagai langkah antisipasi, pihak pengelola tol telah menyiapkan sejumlah skenario pengaturan lalu lintas bekerja sama dengan kepolisian.
“Upaya ini mencakup pengelolaan transaksi di gerbang tol serta penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan,” katanya.
Baca Juga: Siaga Arus Mudik, 2 Unit Helikopter Ambulans Disiagakan di Gerbang Tol Kalikangkung
Berita Terkait
-
Siaga Arus Mudik, 2 Unit Helikopter Ambulans Disiagakan di Gerbang Tol Kalikangkung
-
Update! Tarif Tol Jakarta ke Solo, Yogyakarta, Semarang Setelah Diskon 20 Persen
-
Lengkap! 6 Doa Perjalanan Mudik yang Wajib Dibaca Agar Selamat Sampai Tujuan
-
Jangan Nekat! Cek Dulu Cuaca Jalur Mudik Lebaran 2025 Lewat Aplikasi BMKG Ini
-
Tiket Bus AKAP Jakarta-Solo untuk Mudik Lebaran 2025 Berapa Harganya? Simak Daftarnya di Sini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?