Dengan demikian, pemerintah Qatar secara resmi menetapkan bahwa Ahad adalah hari pertama perayaan Idul Fitri yang penuh berkah bagi seluruh umat Islam di negara tersebut.
Keputusan ini juga sejalan dengan negara-negara lain yang menggunakan metode pengamatan hilal dalam menentukan awal bulan Islam.
Pengumuman resmi ini disambut dengan antusias oleh warga Qatar, yang langsung bersiap menyambut hari kemenangan dengan berbagai tradisi khas Idul Fitri.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, shalat Idul Fitri akan dilaksanakan di lapangan-lapangan terbuka dan masjid-masjid utama yang telah disiapkan oleh pemerintah.
Suasana di Qatar pun mulai dipenuhi semarak Lebaran, dengan jalanan yang dihiasi lampu-lampu serta pusat perbelanjaan yang ramai oleh warga yang berbelanja kebutuhan Hari Raya.
Indonesia baru akan merayakan Idul Fitri sehari setelahnya, yakni pada Senin (31/3/2025), sesuai dengan keputusan pemerintah melalui Kementerian Agama dan ikhbar dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Perbedaan ini menunjukkan bahwa metode penentuan awal bulan Syawal dapat bervariasi di setiap negara, tergantung pada hasil pengamatan hilal dan metode hisab yang digunakan.
Meski demikian, esensi perayaan Idul Fitri tetap sama, yakni sebagai momen kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan rasa syukur dan kebersamaan di antara sesama umat Muslim.
Di era digital saat ini, informasi mengenai perbedaan penetapan Idul Fitri pun cepat menyebar di media sosial.
Baca Juga: Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
Tak sedikit yang bertanya-tanya mengapa sebagian umat Islam sudah berlebaran, sementara yang lain masih menjalankan puasa Ramadan.
Sebagian negara menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi), sementara yang lain mengandalkan rukyatul hilal (pengamatan langsung), sehingga perbedaan hasil kerap terjadi.
Berita Terkait
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Promo Indomaret Malam Takbiran, Persiapan Lebaran 2025 dengan Baik!
-
35 Template Amplop Lebaran Tinggal Print untuk Hari Raya Idul Fitri 2025
-
Bacaan Doa Akhir Ramadhan Sesuai Sunnah Penyempurna Ibadah di Bulan Fitri
-
Prabowo-Gibran Salat Ied di Istiqlal Besok: Ini Jadwal, Imam, Khatib dan Imbauan Penting
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
DPRD DKI Bentuk Pansus, Target Jakarta Bebas Sampah 2030
-
Sampah Setinggi 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan
-
Terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Tiba di Gedung KPK Pagi Ini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL