Sementara itu, fasilitas kesehatan di Gaza yang telah lama mengalami kelumpuhan akibat blokade Israel, semakin kewalahan menangani lonjakan korban luka yang terus berdatangan.
Berbagai sumber medis melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat agresi militer Israel yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023 kini telah mencapai angka mengerikan, yaitu 50.277 jiwa.
Angka tersebut terus bertambah setiap harinya seiring dengan serangan tanpa henti yang menghantam pemukiman warga, rumah sakit, dan kamp pengungsian.
Di saat dunia merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan, warga Gaza justru harus menjalani hari raya dengan kesedihan mendalam, kehilangan orang-orang terkasih, dan berjuang untuk tetap bertahan di tengah kehancuran yang terus berlanjut.
Data terbaru menunjukkan lebih dari 114.095 orang mengalami luka-luka sejak serangan dimulai pada 7 Oktober 2023.
Banyak di antara mereka menderita cedera serius akibat bom, peluru tajam, dan runtuhan bangunan yang hancur akibat serangan udara dan artileri.
Rumah sakit dan fasilitas medis di Gaza kini berada di ambang kehancuran, dengan persediaan obat-obatan yang semakin menipis dan tenaga medis yang kewalahan menangani jumlah pasien yang terus berdatangan.
Berita Terkait
-
Umat Muslim Palestina Rayakan Idul Fitri 2025 di Tengah Puing dan Serangan Israel
-
Warga Gaza Digempur Serangan Israel di Hari Pertama Idulfitri
-
Roket Misterius Guncang Lebanon: Siapa Dalang Sebenarnya? Israel Sengaja Provokasi?
-
Idul Fitri Terhalang: Israel Kembali Tutup Masjid Ibrahimi Bagi Umat Muslim!
-
Blokade Total Gaza: Ibu-Ibu Terpaksa Masak dengan Kardus Demi Hidangkan Kue Idul Fitri
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim