Suara.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengungkap rencana membuat pusat oleh-oleh di Jakarta. Menurutnya, salah satu opsi lokasi yang bisa dimanfaatkan adalah di Taman Menteng, Jakarta Pusat.
Saat ditemui awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/4/2025O, pria yang akrab disapa Bang Doel itu mengatakan, Taman Menteng memiliki dua rumah kaca alias green house. Namun, sampai saat ini bangunan itu masih saja kosong dan tak terpakai.
"Kemudian kayak misalnya Lapangan Menteng, itu ada dua greenhouse atau rumah kaca. Sampai hari ini enggak pernah diisi apa-apa," ujar Rano Karno.
Ia pun mengaku sudah menyampaikan ide ini ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sekaligus meminta izin untuk pemanfaatan dua green house itu.
"Tadi saya berbisik sama Mas Pram, izinkan kalau misalnya Lapangan Menteng itu bisa dijadikan pusat oleh Jakarta," jelasnya.
Meski demikian, green house itu disebutnya perlu dimodigikasi sedemikian rupa agar nantinya bisa menjadi pusat oleh-oleh yang nyaman untuk dikunjungi wisatawan.
"Sekarang, oke, Anda ke Bali bisa belanja. Sekarang orang ke Jakarta mau beli oleh-oleh di mana? Enggak ada. Tapi memang rumah kaca itu panas katanya. Kami modifikasi," pungkas Bang Doel.
Uji Coba Buka Taman Selama 24 Jam
Rano Karno sebelumnya membeberkan rencana uji coba pembukaan taman selama 24 jam di Jakarta. Ia menyebut akan ada enam taman yang akan beroperasi tanpa tutup setiap hari.
Baca Juga: Puji Prabowo Temui Megawati, Noel Joman: Sosok Pemimpin Masa Depan tanpa Dendam Masa Lalu
Pembukaan taman 24 jam ini merupakan janji kampanyenya bersama Gubernur DKI Pramono Anung saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2024 lalu. Selain itu, ada juga empat taman lain yang beroperasi sampai pukul 22.00 WIB.
Dengan menambah durasi jam operasional taman, Rano menyebut banyak pihak yang akan diuntungkan, seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga para seniman.
"Kita juga akan mengaktivasi 10 taman di Jakarta. Ada enam taman yang akan kita buka selama 24 jam," ujar Rano kepada wartawan, dikutip Minggu (6/4/2025).
"Untuk UMKM, untuk para seniman budayawan tampil, kemudian untuk para Gen Z bisa mengekspresikan. Kemudian empat taman kita buka sampai jam 10 malam," lanjutnya menambahkan.
Beberapa lokasi taman yang akan menerapkan jam operasional 24 jam seperti Taman Menteng, Lapangan Banteng, Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Tebet Eco Park.
Empat taman lainnya yang bukan sampai pukul 22.00 WIB tak diungkap Rano. Namun, pemilihan lokasinya juga mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan warga setempat.
Berita Terkait
-
Puji Prabowo Temui Megawati, Noel Joman: Sosok Pemimpin Masa Depan tanpa Dendam Masa Lalu
-
Bicara Miskinkan Koruptor Lewat Perampasan Aset, Prabowo: Apakah Adil Anak-Istrinya Menderita Juga?
-
Budi Gunawan Ikut Diajak Prabowo saat Temui Megawati di Teuku Umar, Dasco Bilang Gini
-
Sebut Mustahil Dasco Terlibat Bisnis Judol, Elite Gerindra: Beliau Sudah Haji
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah