Suara.com - Nasib apes dialami oleh seorang jurnalis media online bernama Felicia (21). Uang tunai senilai Rp20 juta miliknya raib digondol maling.
Adapun peristiwa ini terjadi di sebuah kamar kos, di kompleks Sandang, Palmerah, Jakarta Barat.
Peristiwa ini bermula ketika Felcia baru saja tiba di kamar indekosnya usai mudik lebaran. Namun saat masuk ke dalam kamar ia curiga dengan kondisi jendela yang tidak terkunci.
Padahal, ia ingat betul sebelum pergi ia telah mengunci jendela kamarnya. Terlebih ada bekas jejak pasir di lantai kamarnya.
"Itu jendela tadi tertutup rapat tapi tidak dikunci, padahal saya sudah kunci pas saya tinggal mudik," kata Felicia, saat dikonfirmasi, Jumat (11/4/2025).
Saat tiba di Jakarta pada Minggu (6/4) lalu, Felicia tidak langsung mengecek kondisi uang yang disimpannya di lemari. Saat di cek pada Kamis (10/4) kemarin, ia terkejut, lantaran uang tersebut telah raib.
Sebelum membuat laporan, Felicia sempat meminta rekaman CCTV yang mengarah ke kamarnya. Namun saat itu penjaga mengaku CCTV yang berada di lantai 2 dalam kondisi rusak sejak lama.
"Cuma yang ada di lanta 1 dan lantai 3 itu nyala, kalau yang dilantai 4 saya kurang tau," ujarnya.
Ia kemudian, membuat laporan kehilangan ke Polsek Palmerah. Petugas kemudian melakukan oleh tempat kejadian perkara alias TKP.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Minta Wali Kota Depok Minta Maaf, Buntut Bolehkan Mobil Dinas untuk Mudik
Felicia berharap pihak kepolisian dapat mengusur tuntas kasus ini, sehingga pelaku pencurian dapat ditangkap.
Pencurian Emas
Aksi pencurian lainnya juga terjadi wilayah Kembangan Jakarta Barat. Seorang asisten rumah tangga atau ART, terekam kamera CCTV saat sedang mencuri emas dan uang tunai milik majikannya.
Aksi pencurian ini viral udai diunggah di akun sosial media, salah satu akun Instagram yang mengunggahnya yakni @jakartabarat24jam.
Adapun kejadian ini terjadi di Jalan Kembangan Elok 2, Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat.
Dalam video yang diunggah oleh akun tersebut terlihat pelaku sedang mengobrak-abrik laci kamar majikannya. Total emas seberat 12 gram, serta uang tunai berupa pecahan Rupiah dan Dolar Amerika berhasil digondol pelaku.
Berita Terkait
-
Pengguna Mobil Listrik Naik 460 Persen di Mudik Lebaran 2025, Konsumsi BBM Turun
-
Sepi Pemudik, Konsumsi BBM Alami Penurunan Selama Mudik Lebaran
-
Jadi Salah Satu Bandara Tersibuk Saat Periode Lebaran, Begini Kekuatan Konstruksi YIA
-
Dari Ban Hingga Busi: Panduan Lengkap Servis Motor Setelah Mudik Agar Awet dan Aman
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas
-
Kemensos Pastikan 8 Titik Sekolah Rakyat Permanen Masuk Tahap Konstruksi
-
Kasus Korupsi MBG Meluas, 41 Nama Diduga Terlibat usai Penyidik Telusuri Ponsel Sony Sonjaya
-
Kemendagri Percepat Implementasi SP2D Online untuk Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah
-
Kantongi Uang Saku dan Bayar Sendiri Rp233 Juta, Davina Karamoy Beberkan Alur Umrah Bareng Hanania