Suara.com - Rekrutmen Bersama BUMN 2025 telah resmi dibuka oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan Forum Human Capital Indonesia (FHCI).
Program ini bertujuan untuk menjaring talenta terbaik Indonesia guna mendukung transformasi dan pengembangan BUMN di berbagai sektor strategis seperti keuangan, infrastruktur, energi, telekomunikasi, dan kesehatan.
RBB 2025 menawarkan lebih dari 2.000 lowongan kerja di 107 perusahaan BUMN dan anak usahanya, mencakup berbagai bidang seperti operasional, teknik, pemasaran, keuangan, digitalisasi, dan IT.
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
- Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba.
- Batas usia per 7 Maret 2025:
- SMA/SMK: maksimal 25 tahun
- D3: maksimal 27 tahun
- S1/D4: maksimal 30 tahun
- S2: maksimal 35 tahun
- Experienced hire: maksimal 45 tahun (tergantung posisi).
- IPK minimal 3.00 (D3/D4/S1) dan 3.25 (S2).
- Nilai rata-rata ujian sekolah minimal 75 (skala 100) untuk lulusan SMA/SMK.
- Sertifikat pelatihan, pengalaman kerja, atau prestasi (opsional).
Lulusan luar negeri wajib menyetarakan ijazah di Ditjen Dikti.
Tahapan Seleksi
- Seleksi Administrasi: Verifikasi dokumen.
- Tes Online Tahap 1: Tes Kompetensi Dasar, AKHLAK, dan Wawasan Kebangsaan.
- Tes Online Tahap 2: Tes Bahasa Inggris dan Learning Agility (kecuali SMA).
- Tes Kemampuan Bidang: Psikotes, wawancara, tes kesehatan, atau tes khusus sesuai BUMN.
- Pengumuman Final.
Catatan Penting
Gratis: Tidak ada biaya pendaftaran. Waspada penipuan! Laporkan ke FHCI jika ada pihak yang meminta bayaran.
Integritas: Pelamar yang curang akan gugur dan masuk blacklist BUMN.
Sumber Resmi: Informasi hanya melalui https://rekrutmenbersama2025.fhcibumn.id, www.fhcibumn.com, atau akun Instagram @kementerianbumn dan @fhci.bumn.
Kisi-kisi
Tes tahap 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2025 biasanya mencakup tiga materi utama: Tes Kemampuan Dasar (TKD), Tes Core Values AKHLAK, dan Tes Wawasan Kebangsaan. Berikut adalah kisi-kisi untuk masing-masing materi berdasarkan informasi umum dari pelaksanaan sebelumnya:
1. Tes Kemampuan Dasar (TKD)
Tag
Berita Terkait
-
Gelombang THR Usai, Saatnya Serbu Lowongan! 5 Jurus Ampuh Dapat Pekerjaan Baru Pasca-Lebaran
-
Pertaruhan 2029: Sanggupkah Makan Gratis Prabowo Menahan Laju Korupsi?
-
Antara Meja Perundingan dan Genosida: Menanti Bukti Nyata Diplomasi Prabowo
-
Review Hambalang 6,5 Jam: Ketika Najwa Shihab dan Chatib Basri Diskusi Maraton Bareng Presiden
-
Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser