TKD mengukur kemampuan dasar seperti logika, verbal, numerik, dan analitis. Terdiri dari tiga subkategori:
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK):
Pancasila: Pengertian, fungsi, dan penerapan sila-sila dalam kehidupan.
- UUD 1945: Pasal-pasal penting, hak dan kewajiban warga negara.
- Sejarah Indonesia: Perjuangan kemerdekaan, tokoh nasional.
- Kebijakan nasional: Sistem pemerintahan, Bhineka Tunggal Ika.
Contoh: Pertanyaan tentang sila Pancasila yang mencerminkan keadilan sosial atau pasal UUD tentang kewajiban warga negara.
Tes Intelegensia Umum (TIU)
- Verbal: Sinonim, antonim, analogi, dan pemahaman teks.
- Numerik: Aritmatika dasar, deret angka, soal cerita matematika.
- Logika: Penarikan kesimpulan, hubungan sebab-akibat, pola gambar.
Contoh: Menentukan sinonim dari kata “sinergi” atau menyelesaikan deret angka seperti 2, 4, 8, 16, ...
Tes Karakteristik Pribadi (TKP):
Kemampuan adaptasi, penyelesaian konflik, integritas, dan profesionalisme.
- Soal berbasis situasi: Memilih tindakan terbaik dalam konteks kerja atau sosial.
Contoh: Jika atasan memberikan tugas mendadak, apa yang kamu lakukan? (Pilihan mencerminkan prioritas dan etika kerja).
Tag
Berita Terkait
-
Gelombang THR Usai, Saatnya Serbu Lowongan! 5 Jurus Ampuh Dapat Pekerjaan Baru Pasca-Lebaran
-
Pertaruhan 2029: Sanggupkah Makan Gratis Prabowo Menahan Laju Korupsi?
-
Antara Meja Perundingan dan Genosida: Menanti Bukti Nyata Diplomasi Prabowo
-
Review Hambalang 6,5 Jam: Ketika Najwa Shihab dan Chatib Basri Diskusi Maraton Bareng Presiden
-
Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara