- Sejarah awal Fatou agak tidak jelas. Ia tiba di Kebun Binatang Berlin pada tahun 1959.
- Ada cerita bahwa pelaut membawanya ke Berlin sebagai pembayaran di sebuah bar.
Spesies yang Terancam Punah
- Gorila dataran rendah barat, seperti Fatou, adalah spesies yang terancam punah.
- Hilangnya habitat dan perburuan adalah ancaman utama bagi populasi mereka di alam liar.
Fatou adalah simbol ketahanan dan umur panjang, dan kehadirannya di Kebun Binatang Berlin membantu meningkatkan kesadaran tentang perlindungan gorila dataran rendah barat.
André Schüle, Penjaga Setia Fatou si Gorila Legendaris
Dokter hewan André Schüle adalah dokter hewan yang bekerja di Kebun Binatang Berlin, Jerman.
Ia dikenal karena merawat Fatou, gorila tertua di dunia. Berikut adalah beberapa poin penting tentang Dokter hewan André Schüle:
Peran dalam Merawat Fatou
- Dokter Schüle memainkan peran penting dalam merawat Fatou, gorila dataran rendah barat betina yang berusia lanjut.
- Ia bertanggung jawab untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan Fatou, mengingat usianya yang sudah sangat tua.
- Ia terlibat dalam memberikan perawatan khusus yang dibutuhkan Fatou, seperti diet yang disesuaikan dan pemantauan kesehatan rutin.
Keahlian dalam Hewan Liar
- Sebagai dokter hewan di Kebun Binatang Berlin, Dokter Schüle memiliki keahlian dalam merawat berbagai jenis hewan liar.
- Pengalaman dan pengetahuannya sangat penting dalam menjaga kesehatan hewan-hewan di kebun binatang, termasuk hewan-hewan yang terancam punah.
Dokter hewan André Schüle berkontribusi dalam merawat hewan-hewan di Kebun Binatang Berlin, dan khususnya dalam menjaga kesehatan gorila tertua di dunia, Fatou.
Kontributor : Maliana
Baca Juga: Nikita Willy Tenang Issa Bikin Dapur Berantakan Saat Bikin Donat, Ini 5 Cara Menjadi Orang Tua Sabar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat