Untuk bisa menempati kursi di bagian dalam gereja, jemaat harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Namun, mereka yang tak melakukannya juga bisa langsung menempati kursi di tenda Gereja Katedral selama masih tersedia.
"Jadi ada lokasi-lokasi yang dibagi untuk yang melakukan registrasi itu bisa mendapat tempat di dalam gereja dan juga di dalam Graha Pemuda lantai 1 dan 4," jelas Susi.
"Sedangkan yang tanpa registrasi bisa mengambil area di Plaza Maria ataupun di tenda yang di depan gereja ini," tambahnya memungkasi.
Diingatkan Soal Harapan
Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta mengingatkan umat Kristiani (Katolik dan Kristen) tentang harapan yang bukan semata merupakan emosi cepat berlalu melainkan juga keyakinan dalam perayaan Paskah 2025.
"Harapan bukanlah emosi yang cepat berlalu, tetapi sebuah keyakinan yang teguh yang berakar pada kemenangan Kristus," ujar Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Kanwil Kemenag DKI Jakarta Antonius Sinaga sebagaimana dilansir Antara, Jumat.
Antonius mengatakan perayaan Paskah tahun ini berbarengan dengan Tahun Yubileum Harapan atau tahun suci, yakni tahun khusus untuk pengampunan dosa dan pembaruan rohani. Karena itu, momen Paskah 2025 terasa istimewa dan kekuatan pesan Paskah terasa lebih besar.
"Saat merayakan Paskah dalam Tahun Yubileum Harapan ini, kita dipanggil untuk mewujudkan harapan dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan konkret dibutuhkan sebagai aksi nyata. Hidup beragama kita menjadi berdampak sosial," katanya.
Adapun Paskah yang sekaligus menandai Kebangkitan Isa Almasih (Yesus Kristus), merupakan puncak rangkaian perayaan yang diperingati pada Minggu (20/4).
Baca Juga: Gereja Katedral Hanya Khusus Jemaat Saat Misa Paskah, Wisatawan Tak Bisa Masuk
Umat Katolik-Kristen terlebih dulu memperingati Kamis Putih (17 April), lalu Jumat Agung (18 April), dan Sabtu Suci (19 April) atau disebut Tri Hari Suci Paskah.
Antonius menyampaikan, Tri Hari Suci Paskah merupakan tiga hari penting dalam kalender liturgi Kristen untuk memperingati peristiwa-peristiwa utama kehidupan Isa Almasih.
Menurut dia, dengan memahami makna dan rangkaian Tri Hari Suci Paskah, umat Kristiani dapat lebih mendalami esensi pengorbanan dan kebangkitan Isa Almasih serta memperkuat iman dalam perayaan Paskah yang akan datang.
Adapun sebelum sampai pada puncak Paskah, gereja menjalani masa puasa dan pantang selama 40 hari atau disebut Prapaskah. Prapaskah mempersiapkan umat untuk menerima harapan dengan penuh keyakinan dan menginspirasi mereka untuk membagikannya kepada orang lain.
"Di tengah berbagai masalah dan tantangan aktual yang kita hadapi akhir-akhir ini, semoga harapan abadi dari kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus memenuhi kita semua," demikian pesan Antonius.
Berita Terkait
-
Peringatan Jumat Agung, Gereja Katedral Jakarta Gelar Visualisasi Jalan Salib
-
Gereja Katedral Hanya Khusus Jemaat Saat Misa Paskah, Wisatawan Tak Bisa Masuk
-
Terowongan Silaturahmi Dibuka, Masjid Istiqlal Sediakan Parkir Bagi Jemaat Misa Paskah di Katedral
-
Siapkan 4.600 Kursi untuk Jemaat, Gereja Katedral Angkat Tema Ini di Misa Paskah 2025
-
Mengapa Kelinci Identik dengan Paskah? Begini Sejarahnya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW