News / Nasional
Selasa, 13 Mei 2025 | 22:36 WIB
Ilustrasi Jantung. [ChatGPT]

4. Pembengkakan Kaki atau Pergelangan Kaki

Penumpukan cairan akibat jantung yang lemah (edema) sering dianggap masalah biasa, padahal bisa jadi tanda gagal jantung.

5. Detak Jantung Tidak Normal

Palpitasi (jantungan terasa cepat, lambat, atau tidak teratur) yang berulang bisa menunjukkan aritmia atau masalah jantung lainnya.

Baca Juga: 

5 Tanda Stres Ini Bikin Umur Lebih Pendek, Kamu Sering Mengalaminya?

Beberapa kebiasaan sepele dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, meskipun sering kali diabaikan.

Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dianggap sepele tetapi dapat berkontribusi pada masalah kesehatan jantung:

- Duduk Terlalu Lama

Menghabiskan waktu berjam-jam duduk tanpa bergerak dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian menunjukkan bahwa duduk lebih dari enam jam sehari dapat meningkatkan risiko kematian dini dan penyakit jantung hingga 20 persen.

- Kurang Tidur

Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk dapat mempengaruhi kesehatan jantung.

Kurangnya tidur berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi, obesitas, dan diabetes, yang semuanya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

- Pola Makan Tidak Sehat

Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, dan garam, serta makanan olahan, dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, yang berpotensi menyebabkan serangan jantung.

Makanan cepat saji dan camilan olahan juga berkontribusi pada masalah ini.

- Stres Kronis

Stres yang berkepanjangan dapat memicu reaksi fisiologis yang merugikan bagi jantung, seperti peningkatan tekanan darah dan detak jantung.

Mengelola stres dengan baik sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung.

- Merokok

Kebiasaan merokok adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung.

Zat kimia dalam rokok merusak pembuluh darah dan mengurangi kadar oksigen dalam darah, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: 

Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini Jenis Kacang yang Baik Dikonsumsi

- Kurangnya Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari atau kurangnya aktivitas fisik dapat memperburuk kesehatan jantung.

Olahraga teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan kardiovaskular dan mengurangi risiko penyakit jantung.

- Konsumsi Alkohol Berlebihan

Mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat meningkatkan kadar trigliserida dan tekanan darah, yang keduanya merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

Meskipun tampak sepele, kebiasaan-kebiasaan ini memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan jantung.

Mengadopsi gaya hidup sehat dengan memperhatikan pola makan, aktivitas fisik, dan manajemen stres sangat penting untuk mencegah penyakit jantung.

Load More