"Tadi minta izin sama pak Wakil Walikota, ini atas pengajuan dari Bang Arya Sinulingga dan PSSI Sumut yang mau mengadakan event di wilayah Sumut. Insya Allah ditanggal 10 sampai 17 Agustus," jelas Bobby.
Tak hanya lapangan kebun bunga yang ada disiapkan oleh Sumatera Utara, akan tetapi ada 2 stadion lagi.
"Taman bunga, lapangan Jalan Pancing dan Stadion Utama Sumut di Deliserdang," sebut Bobby.
Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengatakan sangat menyambut baik event tersebut.
"Kami dari Kota Medan menyambut baik event seperti ini, apalagi ini untuk menggairahkan lagi semangat olahraga di Kota Medan," katanya.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-17 menang 4-1 atas Yaman di Piala Asia U-17 2025 dan memastikan satu tiket untuk masuk dalam putaran final Piala Dunia.
Pertandingan tersebut digelar di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, Senin 7 April 2025 malam.
Pasukan Garuda muda menyusul belasan negara lain yang sudah lolos ke Piala Dunia yang berlangsung di Qatar.
Jalannya Pertandingan
Zahaby Gholy membawa Indonesia menit ke-15. Sepakan keras dari luar kotak penalti sukses menembus jala lawan.
Berselang 10 menit kemudian, sepakan dari Fadly Alberto mampu membawa Garuda Muda unggul dua gol atas Yaman.
Yaman mendapat hadiah 12 pas di menit ke-50. Putu Panji menekel Karem Abdulatif di kotak terlarang.
Mohammed Al Garash maju sebagai eksekutor penalti. Kapten Yaman itu sukses menaklukkan kiper Dafa Al Gasemi dan mengubah skor menjadi 2-1.
Indonesia akhirnya mengunci kemenangan lewat dua gol gelandang Evandra Florasta di akhir-akhir babak kedua.
Dengan kemenangan itu, Timnas Indonesia U-17 mengoleksi enam poin dan dipastikan melaju ke perempatfinal plus lolos ke Piala Dunia U-17 2025.
Menghadapi Yaman, Nova Arianto memasang starting line up yang sama seperti melawan Korea di laga perdana.
Dafa Al Gasemi masih menjaga mistar gawang dengan dibentengi empat defender Fabio Azkairawan, I Putu Panji, Muhammad Al Gazani dan Matthew Baker.
Kemudian di lini tengah, trio Evandra Florasta, Nazriel Alfaro, Daniel Alfrido bahu-membahu untuk menopang serangan.
Sementara tiga penyerang Fadly Alberto, Mochamad Mierza dan Muhammad Zhaby Gholy diharapkan mampu menjadi tumpuan gol.
Nova Arianto enggan menganggap enteng Yaman. Ia yakin mereka akan habis-habisan karena di laga pamungkas akan berjumpa lawan tangguh Korea Selatan.
Kemenangan paling mungkin digapai saat melawan Timnas Indonesia. Sedangkan saat berjumpa Korea butuh perjuangan lebih ekstra karena lawan juga ingin mendapatkan tiga poin.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Selamat! Justin Hubner Resmi Nikahi Selebgram Jennifer Coppen
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah