Sebagai informasi, Goalball cabor yang membuat Herisan D. Hulu menerima penghargaan dari Bupati Deli Serdang tahun 2016-2019 memang dikhususkan untuk atlet tunanetra.
Goalball atau Bola Gawang biasanya dipertandingkan dalam paralimpik, yakni ajang kompetisi olahraga untuk kelompok difabel, salah satunya ASEAN Para Games 2022.
Dikenalkan di Austria pada 1946, Goalball awalnya tercipta untuk para korban Perang Dunia (PD) II yang mengalami kebutaan. Goalball resmi masuk cabor paralimpik di Toronto pada 1976.
Goalball mengharuskan semua pemain tidak bisa melihat, sehingga harus memakai penutup mata.
Peraturan ini agar pemain yang tidak buta total tak mendapatkan keuntungan selama permainan.
Selama pertandingan Goalball, penonton harus diam agar para pemain fokus pada pergerakan bola dengan pendengaran mereka.
Wasit hanya bersuara ketika pertandingan dimulai, pemain memperoleh poin, dan ada pelanggaran.
Bahkan pemain yag bersuara sebanyak dua kali dianggap pelanggaran oleh wasit dan diminta keluar lapangan.
Tim dalam Goalball terdiri dari tiga pemain dengan posisi winger kanan, winger kiri, dan pemain sentral.
Baca Juga: Viral Prabowo Diduga Tolak Salaman dengan Menteri ESDM Bahlil, Netizen Heboh: Sinyal Ketidaksukaan?
Lapangan Goalball berukuran 9 meter x 18 meter, terdiri dari area depan gawang (landing area), tengah lapangan (netral area), dan daerah gawang (tim area).
Bola yang digunakan dalam Goalball juga berbeda, yaitu dimasukkan gotri atau sejenis lonceng agar dapat didengar para pemain dan beratnya sekitar 1,25 kilogram.
Goalball hanya terdiri dari dua babak masing-masing 12 menit, dengan perpanjangan waktu dua babak masing-masing tiga menit apabila seri.
Adu penalti menjadi pilihan terakhir apabila perpanjangan waktu masih tidak menghasilkan pemenang.
Cara bermain Goalball adalah pemain melempar bola ke arah tim lawan yang harus mengenai landing area.
Sama seperti sepak bola, tim yang paling banyak memasukkan bola ke gawang akan menjadi pemenang.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG