Suara.com - Sengketa empat pulau di Aceh yang mau dipindahkan ke Sumatera Utara, makin panas. Terkini, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto mengambil alih kasus tersebut.
Bersamaan dengan kabar tersebut, muncul video dengan narasi Prabowo Subianto bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) datang ke Aceh dan bertemu Gubernur Aceh Muzakir Manan.
"Prabowo, SBY, AHY Menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Masalah Aceh mengenai EMPAT Pulau selesai kembali ke pangkuan Aceh! Anehnya nggak ada yang berani pecat Tito," tulis akun @/boediantar4 di X alias Twitter pada Senin, 16 Juni 2025.
Video tersebut memperlihatkan Prabowo Subianto bersama Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti dan Muzakir Manaf saling bergandengan tangan. Tertera pula keteragan, "Prabowo sudah bersama Muzakir Manaf. Berkunjung ke Masjid Baiturrahman Banda Aceh."
Video tersebut menggiring opini bahwa dengan hadirnya empat pejabat tersebut, masalah empat pulau Aceh selesai.
Namun faktanya, tidak seperti keterangan dalam caption. Si admin mengaburkan informasi. Berdasarkan penelusuran Suara.com, kebersamaan Prabowo Subianto bersama Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti dan Muzakir Manaf bukan untuk membahas sengketa empat pulau.
Video tersebut merupakan video lawas yang diambil pada Desember 2023. Peristiwanya mengenai peringatan 19 tahun Tsunami yang terjadi di Aceh pada 2004.
Dengan demikian narasi di dalam video tersebut adalah salah atau hoaks.
Sejumlah warganet juga memberikan komentar bahwa postingan di akun tersebut adalah salah alias hoaks.
Baca Juga: Gestur Tangan Prabowo Jadi Sorotan, Bahlil Terlewat saat Salaman di Lanud Halim
"Video ini tidak ada kaitannya dengan kasus 4 pulau om," kata warganet.
"Itu video lama. Jangan memperkeruh suasana bang," sahut yang lain.
"Video itu benar, tapi tidak ada sangkut pautnya dengan masalah 4 pulau," ucap warganet.
Informasi terbaru terkait empat pulau Aceh yang kini menjadi sengketa, Prabowo Subianto yang turun langsung menyelesaikan masalah, akhirnya membuat keputusan.
Bahwa, status Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek masuk dalam wilayah administratif Provinsi Aceh.
Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi seusai menggelar rapat terbatas bersama sejumlah pihak terkait di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 17 Juni 2025.
"Pemerintah mengambil keputusan bahwa keempat pulau yakni Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek secara administratif berdasarkan dokumen pemerintah masuk ke wilayah administratif wilayah Aceh," kata Mensesneg di Kantor Presiden Jakarta.
Berita Terkait
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
PLTS 100 GW akan Mulai Dibangun, IESR: Jangan Lupakan Akses Listrik di desa
-
Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Presiden Prabowo Tekankan Pengabdian untuk Kepentingan Rakyat
-
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda IPDN
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis