Suara.com - Nama Nurmala Kartini Sjahrir kembali menjadi sorotan publik usai muncul sebagai calon Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang. Pasalnya ia juga merupakan adik kandung dari tokoh berpengaruh, Luhut Binsar Pandjaitan.
Nurmala menjadi satu dari 24 nama yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi I DPR RI pada Sabtu, 7 Juli 2025 lalu.
Kehadirannya dalam daftar calon dubes memang menarik, karena selain adik kandung dari Luhut Binsar Pandjaitan, Nurmala memang memiliki rekam jejaknya yang panjang di bidang diplomasi dan sosial.
Latar Belakang dan Keluarga
Nurmala Kartini lahir di Simargala Huta Namora, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada 1 Februari 1950. Ia adalah anak dari pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu (Farida Naiborhu).
Dalam keluarga besar ini, ia merupakan adik dari Luhut Binsar Pandjaitan, tokoh senior yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Penasihat Khusus Presiden urusan Investasi.
Pada 8 Desember 1979, Nurmala menikah dengan Dr. Sjahrir, seorang ekonom sekaligus tokoh politik yang cukup dikenal.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak, yakni Pandu Patria Sjahrir dan Gita Rusminda Sjahrir. Pandu saat ini menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) di Danantara, sebuah perusahaan investasi strategis.
Jejak keluarga ini memang banyak berkaitan dengan dunia akademik, ekonomi, dan pemerintahan.
Baca Juga: Tertutup untuk Umum: Komisi I DPR Lanjutkan Uji Kelayakan 12 Calon Dubes
Pendidikan dan Karier Diplomatik
Nurmala juga merupakan sosok yang memiliki latar belakang akademik yang kuat. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang antropologi di Universitas Indonesia pada tahun 1976.
Kemudian Nurmala juga melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan berhasil meraih gelar PhD bidang antropologi dari Boston University pada tahun 1982.
Ia bukan wajah baru dalam dunia diplomasi Indonesia. Nurmala pernah mengemban tugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Argentina, Paraguay, dan Uruguay.
Ia dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Agustus 2010 dan menyelesaikan masa tugasnya pada tahun 2014. Selama masa tugasnya, ia menerima penghargaan kehormatan dari pemerintah Argentina.
Itu adalah medali “Order de Mayo el Merito en el Grado Gran Cruz”, sebuah penghargaan tinggi yang untuk pertama kalinya diberikan kepada kepala perwakilan RI di Argentina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Barang Murah di Online Shop: Solusi Hemat atau Malah Bikin Boncos?
-
Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, YouTuber Bigmo Diperiksa Polda Metro Jaya Siang Ini
-
Peneliti ITS kembangkan Solar Chimney, Apa Itu dan Apa Keunggulannya?
-
Perubahan Iklim Tak Hanya Soal Teknologi, Mengapan Pengaruh Sosial Juga Berperan Penting?
-
Dari Hutan hingga Laut, Masyarakat Adat Knasaimos Petakan Wilayah Kelola: Mengapa Ini Penting?
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity