Suara.com - Berlarutnya polemik ijazah Presiden Ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi membuat Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) menyatakan sikap tegasnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat KAGAMA, Basuki Hadimuljono menegaskan dukungan sepenuhnya kepada setiap tindakan yang dilakukan Rektorat UGM dalam menyikapi polemik tersebut.
“Kami pengurus Kagama mendukung sepenuhnya sikap dan tindakan Rektorat UGM (Universitas Gadjah Mada) perihal ijazah tersebut. Hendaknya para alumni UGM dapat senantiasa menunjukkan sikap rukun, guyub, migunani,” jelas Basuki.
Pernyataan tersebut disampaikan Basuki saat melantik pengurus baru Keluarga Alumni Fakultas Teknik UGM (KATGAMA) masa bakti 2025–2028 dalam sebuah acara yang diselenggarakan di SATOO Shangri-La Jakarta, Juli 2025.
Dalam acara tersebut, hadir jajaran pengurus lama dan baru, perwakilan Pengurus Pusat (PP) KAGAMA, serta para tokoh alumni Teknik UGM lintas generasi.
Singgih Widagdo dikukuhkan sebagai Ketua Umum KATGAMA 2025–2028, menggantikan Agus Priyatno yang telah menyelesaikan masa baktinya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis Pin KATGAMA kepada perwakilan pengurus pusat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PP KAGAMA, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi atas dedikasi pengurus periode sebelumnya dan menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan baru.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum konsolidasi dan inovasi. Alumni Teknik UGM harus terus hadir sebagai agen perubahan, menjawab tantangan zaman, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Nama Abraham Samad Diduga Muncul di Daftar 12 Terlapor
Basuki juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi, termasuk sinergi alumni dengan mahasiswa UGM melalui program-program RILIS KAGAMA pengabdian seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Menurutnya, pendampingan teknis dan sosial oleh alumni menjadi bentuk pengabdian nyata yang menjembatani dunia kampus dan kebutuhan di lapangan.
Dalam konteks dinamika yang berkembang di tengah masyarakat terkait diskusi ijazah salah satu alumnus UGM, Basuki turut menyampaikan bahwa sikap dan penjelasan resmi dari Rektorat UGM sudah sangat jelas dan patut dihormati.
Oleh karena itu, PP KAGAMA mendorong agar energi publik terutama para alumni UGM lebih difokuskan pada diskusi-diskusi yang membangun, guyub, rukun, dan migunani, sesuai dengan semangat yang selalu dijunjung tinggi oleh keluarga besar alumni UGM.
Dengan semangat guyub dan kebersamaan lintas generasi, pelantikan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, menjadi awal baru bagi kiprah KATGAMA yang lebih solid dan berdampak.
Pernyataan Sikap Rektorat UGM
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan