Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).
Kunjungan kepala negara dalam rangka peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Pantauan Suara.com di lokasi, Prabowo tiba pukul 10.53 WIB.
Terlihat Prabowo yang menyapa para perangkat desa lewat sunroof mobil kepresidenan. Tampak Prabowo yang mengenakan peci dan kacamata hitam, serta pakaian safari.
Menyambut kehadiran Prabowo, yakni Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Acara langsung dimulai begitu Prabowo datang. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Gus Miftah.
Turut hadir dalam acara peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan para anggota Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Kemudian Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding, Menteri Pariwista Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.
Selanjutnya hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Hadir juga Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua DPD Sutan Najamudin, serta selaku tuan rumah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Baca Juga: Nostalgia dan Simbol Gajah: Kisah Emosional Prabowo di Balik Akronim PSI
Berita Terkait
-
Prabowo Subianto Bungkam Tudingan Amien Rais Perkara Pecah Kongsi dengan Jokowi
-
Rakyat Ditikam, Prabowo Nyatakan Perang Lawan Mafia Beras yang Rugikan Negara Rp100 Triliun
-
Prabowo: Target Investasi 2025 Sudah Tercapai, Data Pengangguran dan Kemiskinan Absolut Turun?
-
Nostalgia dan Simbol Gajah: Kisah Emosional Prabowo di Balik Akronim PSI
-
Terbongkar! Modus Curang Mafia Beras Oplosan, Negara Terkuras Rp100 Triliun per Tahun
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026
-
Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus
-
Fabio Quartararo Gabung Honda, Separuh Kursi MotoGP 2027 Sudah Terisi
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ironi Retret Magelang, 16 Kepala Daerah Tetap Kena OTT KPK Meski Sudah Dibriefing Prabowo