4. Bertugas Sejak 1999 dan Dikenal Warga Sekitar
Dona sudah mengabdi sebagai bidan sejak tahun 1999. Sejak 2007, ia menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Puskesmas Simpang Tonang. Tak hanya warga di wilayah kerjanya, masyarakat di luar daerah juga mempercayakan kesehatan mereka pada Dona. Bahkan, pasien yang ia datangi dalam kejadian ini bukan termasuk dalam wilayah tugas resminya.
“Saya memang sering dipanggil-panggil oleh warga yang membutuhkan. Bahkan jam 12 malam ada warga yang menelpon, saya datangi,” kata Dona.
5. Aksinya Direkam Diam-diam dan Kini Viral di Media Sosial
Dona tak menyangka bahwa momen dirinya berenang menyeberangi sungai tersebut direkam dan dibagikan di media sosial. Ia mengaku terharu dan ingin menangis saat videonya menjadi viral. Ia berharap kejadian seperti ini tidak perlu terulang, dan infrastruktur kesehatan di daerah terpencil bisa segera diperbaiki.
“Terharu dan pengen nangis, bercampur semuanya. Saya tidak menyangka seperti ini. Semoga ke depan jembatan dan jalan-jalan yang ada dapat diperbaiki,” ucapnya.
Setelah berhasil menyeberang, Dona disambut keluarga pasien dalam kondisi basah kuyup, tanpa pakaian ganti. Ia tetap melanjutkan perjalanan dan memberikan pemeriksaan medis hingga selesai. Ia baru bisa mengganti pakaian setelah tiba kembali di rumah sekitar pukul 18.30 WIB.
Aksi ini menjadi simbol pengabdian tanpa pamrih dari tenaga kesehatan di pelosok negeri. Banyak warganet memberikan pujian, dan berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah untuk membangun akses jembatan yang putus di Pasaman, agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi.
Berita Terkait
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik