- Buruh melaksanakan longmarch dari kolong jembatan layang Senayan.
- Total ada tiga spanduk raksasa yang dipasang di gerbang gedung DPR RI.
- Salah satu poster mendesak agar pemerintah mengesahkan Undang-undang ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh.
Suara.com - Ribuan buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.
Berdasarkan pantauan Suara.com, buruh melaksanakan longmarch dari kolong jembatan layang Senayan.
Aksi ini sedikit molor dari jadwal yang telah ditentukan, lantaran mereka saling tunggu dengan buruh-buruh yang dari luar Jakarta.
Total ada tiga spanduk raksasa yang dipasang di gerbang gedung DPR RI.
Salah satu poster mendesak agar pemerintah mengesahkan Undang-undang ketenagakerjaan yang pro terhadap buruh.
“Mendesak kepada DPR segera sahkan Undang-undang Ketenagakerjaan pro buruh,” tulis spanduk depan gerbang DPR RI, Kamis (6/11/2025).
Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi masih bisa dilewati oleh kendaraan.
Namun, kondisinya sangat padat. Belum ada penutupan ruas jalan di depan Jalan depan Dung DPR RI.
Salah seorang orator, mengatakan mereka menolak RUU Ketenagakerjaan karena tidak sesuai dengan kaum buruh.
Baca Juga: Bikin Penasaran, Siapa Milea atau Ancika yang Akan Dampingi Ariel NOAH di Film Dilan?
“Kami menolak Undang-undang ketenagakerjaan yang tidak sesuai yang tidak berpihak kepada buruh,” kata salah seorang orator dari atas mobil komando.
Berita Terkait
-
Profil Pemeran Dilan dari Masa ke Masa, Terbaru Ariel NOAH Jadi Versi ITB 1997
-
5 Rekomendasi Bedak Cushion Anti Longsor Buat Tutupi Flek Hitam, Cocok Untuk Acara Seharian
-
Wacana Sertifikasi Influencer, Begini Kata YouTube
-
Bikin Penasaran, Siapa Milea atau Ancika yang Akan Dampingi Ariel NOAH di Film Dilan?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT