-
Polisi menangkap dua residivis spesialis pencurian rumah kosong di wilayah Jakarta Barat.
-
Pelaku menargetkan rumah kosong dengan lampu yang menyala pada siang hari.
-
Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP, masyarakat diimbau untuk selalu waspada.
Suara.com - Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap dua pelaku spesialis pencurian rumah kosong yang kerap beraksi di wilayah Kembangan, Cengkareng, dan Grogol Petamburan. Kedua pelaku, yang merupakan residivis berinisial DK dan AS, kembali beraksi setelah bebas dari penjara.
Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Tri Suhartanto, menjelaskan bahwa kedua pelaku memiliki modus operandi yang khas dalam memilih targetnya. Mereka berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mengamati rumah yang diduga kosong.
“Ciri utamanya, mereka melihat rumah yang lampunya menyala sampai siang hari. Itu menjadi tanda bagi mereka bahwa rumah tersebut sedang kosong,” ungkap Tri kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).
Setelah menemukan target, lanjut Tri, para pelaku akan berpura-pura bertamu. Jika tidak ada respons dari dalam, mereka langsung mencongkel pintu untuk masuk dan menggasak barang-barang berharga.
Dari hasil penyelidikan, komplotan ini mengaku telah membobol sedikitnya empat rumah. Sasaran mereka beragam, mulai dari uang tunai, perhiasan, hingga kendaraan bermotor.
“Kerugian korban bervariasi, mulai dari Rp30 juta hingga Rp50 juta. Mereka mengambil apa pun yang bisa dijual,” jelas Tri.
Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.
AKBP Tri Suhartanto juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama.
“Pastikan rumah terkunci rapat, matikan lampu di siang hari, dan informasikan kepada tetangga atau petugas keamanan setempat. Kewaspadaan adalah kunci utama pencegahan,” pungkasnya.
Baca Juga: Keji! Nenek Mutmainah Tewas, Jasadnya Diduga Dibakar dan Dibuang Perampok ke Hutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan