- Polisi telah meringkus terduga pembunuh terhadap Nenek Mutmainah yang mayatnya ditemukan tewas terbakar di sebuah hutan di kawasan Lamongan.
- Diduga lansia itu diduga menjadi korban pembunuhan perampok
- Kasus ini terungkap saat sang adik menengok kediaman korban
Suara.com - Misteri tewasnya perempuan paruh baya Mutmainah (74), yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terbakar di hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan pada Senin (3/11/2025) mulai tersingkap. Dalam kasus ini, polisi telah menangkap seorang pria yang diduga menjadi pelaku dalam pembunuhan tersebut.
Setelah terduga pelaku tertangkap, Nenek Mutmainah diduga dibunuh perampok dan mayatnya dibuang ke hutan.
Diketahui, korban tinggal sebatang kara di Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra mengungkap perihal penangkapan terhadap pembunuh Nenek Mutmainah.
"Sampai saat ini masih mengamankan satu orang, dan penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif pada yang bersangkutan, kami masih dalami," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (5/11/2025).
Meski sudah tertangkap, polisi enggan membeberkan identitas terduga perampok yang telah membunuh korban. Namun, dari hasil pemeriksaan dan alat bukti, diduga ada keterkaitan.
Kasus ini bermula saat rumah Nenek Mutmainah didatangi oleh sang adik pada Senin (3/11/2025) lalu. Namun, saksi tidak melihat korban berada di rumahnya. Yang bikin sang adik terkejut, ia melihat ada bercah darah di tempat tidur korban. Kejadian mengerikan itu pun langsung dilaporkan kepada kerabat dan polisi.
Pada Senin malam, ditemukan sesosok mayat dalam kondisi terbakar di tepi hutan Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan. Setelah dipastikan identitasnya, korban diketahui adalah Nenek Mutmainah.
Polisi pun melakukan autopsi pada tubuh korban. Dari hasil autopsi, terjadi pendarahan di bagian kepala sebelum kematian. Diduga, setelah kematian, korban dibawa pelaku ke TKP pembuangan mayat di Lamongan.
Baca Juga: Heboh Projo Gabung ke Gerindra, Hensa Curiga Settingan Jokowi Langgengkan 2 Periode Prabowo-Gibran
Selain itu, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, mobil korban hilang. Begitu juga dengan sejumlah perhiasan dan uang.
"Jadi yang hilang perhiasan, uang dan mobil. Untuk mobil yang digunakan terduga untuk membawa korban ke TKP," kata dia.
Untuk barang-barang tersebut, kata dia, sudah ditemukan termasuk mobil. Kendaraan tersebut ditemukan terparkir begitu saja di halaman rumah warga tepatnya di Kecamatan Peterongan.
"Pastinya untuk menghilangkan barang bukti. Dari hasil penyelidikan dari kemarin hingga tadi, kami menemukan TKP penemuan mayat, TKP barang bukti uang, emas dan TKP penyimpanan mobil," ujar dia.
Berita Terkait
-
Heboh Projo Gabung ke Gerindra, Hensa Curiga Settingan Jokowi Langgengkan 2 Periode Prabowo-Gibran
-
Budi Arie Dicap Tukang Ngibul soal Kepanjangan Projo, PDIP: Pasti Contohkan Panutannya Jokowi
-
Heboh Cuitan Susi Pudjiastuti Tantang Prabowo Panggil Bandar Judol, Nama Budi Arie Disebut-sebut
-
Wapres Gibran Undi Doorprize di Acara Mancing, Ray Rangkuti Ketawa Ngakak: Aku Gak Bisa Lagi Ngomong
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan