- Media seperti The Guardian, yang dikenal kritis terhadap politik dan isu lingkungan, secara khusus mengikuti setiap perkembangan IKN.
- Isu utama yang diangkat media asing adalah dampak IKN terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
- Mereka menekankan pentingnya perhitungan matang terhadap konsekuensi lingkungan agar tidak ada pihak yang tersingkir.
Suara.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menjadi sorotan media asing, terutama dari Eropa, yang menaruh perhatian besar pada isu lingkungan dan demokrasi.
Sosiolog Perkotaan Nanyang Technological University Singapore, Sulfikar Amir, dalam kanal YouTube Bambang Widjojanto mengungkapkan bahwa media-media ini secara intens memantau perkembangan dan dinamika IKN.
"Media asing selama ini terus memantau perkembangan dari proyek IKN ini," ujar Sulfikar, dikutip Kamis (6/11/2025).
Ia menambahkan bahwa media seperti The Guardian, yang dikenal kritis terhadap politik dan isu lingkungan, secara khusus mengikuti setiap perkembangan IKN.
“Khususnya media-media Eropa yang sangat concern dengan permasalahan lingkungan dan demokrasi,” ucapnya.
“Kita tahu di Guardian ini kan salah satu media yang sangat kritis ya terhadap politik dan isu-isu lingkungan gitu,” katanya menambahkan.
Isu utama yang diangkat media asing adalah dampak IKN terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Isu yang selama ini mereka angkat, pertama itu dampak terhadap lingkungan,” ujarnya.
“Kedua dampak terhadap masyarakat sekitar,” tuturnya.
Baca Juga: Public Expose Waskita Karya: Perkuat Kontribusi dalam Pembangunan Bangsa, NKB Mencapai Rp5,6 Triliun
Mereka menekankan pentingnya perhitungan matang terhadap konsekuensi lingkungan agar tidak ada pihak yang tersingkir atau lingkungan yang rusak.
“Nah, buat mereka kalau misalnya memang ada apa konsekuensi terhadap lingkungan mestinya itu diperhitungkan secara matang,” ucapnya.
Namun, kekhawatiran muncul karena adanya indikasi masyarakat yang tergusur dan lingkungan yang perlahan rusak.
“Tetapi ternyata, masyarakatnya tersingkir lalu kemudian lingkungannya juga pelan-pelan dirusak,” ujarnya.
Sulfikar juga menyoroti potensi IKN menjadi 'kota hantu', merujuk pada beberapa proyek besar di dunia yang mengalami nasib serupa karena masalah finansial atau perencanaan yang kurang tepat.
Ia menambahkan bahwa lokasi IKN dinilai kurang cocok untuk sebuah kota karena jauh dari pusat aktivitas dan berdiri di atas tanah dengan potensi batu bara.
Berita Terkait
-
Pengen Berkiprah di Pekerjaan Hijau? Ini Tiga Sektor Pekerjaan Hijau Paling Menjanjikan
-
DPD Keluhkan Ruangan Sempit, Purbaya Balas Santai: Mau Pindah ke IKN Duluan? Silakan Pak
-
Trend Asia Kritisi Proyek Waste to Energy: Ingatkan Potensi Dampak Lingkungan!
-
Menkeu Purbaya: IKN Bukan Kota Hantu, Pembangunan di Sana Terus Jalan!
-
Public Expose Waskita Karya: Perkuat Kontribusi dalam Pembangunan Bangsa, NKB Mencapai Rp5,6 Triliun
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang