- Sejumlah tiang listrik di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, dalam kondisi miring.
- Warga khawatir tiang akan roboh, terutama saat diterpa angin kencang.
- Kondisi ini diduga akibat proyek perbaikan trotoar dan belum diperbaiki.
Suara.com - Sejumlah tiang listrik di sepanjang Jalan Prof. Dr. Soepomo hingga Jalan Dr. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, terpantau berdiri dalam kondisi miring dan mengkhawatirkan. Kondisi ini memicu kecemasan warga dan pengguna jalan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang melanda Jakarta.
Sorotan utama tertuju pada tiang listrik di depan kantor Kecamatan Tebet, yang kemiringannya dinilai sudah pada tahap membahayakan.
Salah seorang warga, Usman, membenarkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan diduga terjadi setelah adanya proyek perbaikan trotoar di kawasan itu.
"Iya, memang begitu kondisinya. Sudah dari pas perbaikan trotoar itu, sekitar dua tiga bulanan," kata Usman saat dikonfirmasi di lokasi, Rabu (17/12/2025).
Sayangnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak terkait.
"Tidak ada (perbaikan), ya begitu saja sudah," lanjut Usman.
Ia mendesak dinas terkait untuk segera mengambil tindakan, mengingat kondisi tiang yang miring sangat berbahaya, apalagi jika diterpa angin kencang yang belakangan ini sering terjadi.
"Iya lah, bahaya. Apalagi kan ini angin lagi kencang juga," tandasnya.
Baca Juga: UMP Jakarta 2026 Naik Berapa Persen? Analisis Lengkap Formula Baru hingga Kejutan Menaker
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka