- Puncak arus balik Natal, 44 ribu penumpang berangkat dari Daop 1 Jakarta.
- Total 662 ribu tiket telah terjual selama masa angkutan Nataru.
- KAI tambah 10% perjalanan kereta api untuk akomodasi lonjakan penumpang.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat pergerakan penumpang yang masif selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2025/2026. Hingga Jumat (26/12/2025), sebanyak 662.410 tiket telah terjual dari total 909.536 tempat duduk yang disediakan.
Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa untuk mengakomodasi tingginya permintaan, KAI telah menambah jumlah perjalanan.
"Selama masa angkutan Nataru ini, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 1.732 perjalanan kereta api, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Franoto dalam keterangan tertulis, Jumat.
Puncak Okupansi Pasca-Natal
Puncak kepadatan penumpang pasca-Natal terjadi pada hari ini, Jumat (26/12/2025), dengan tingkat keterisian tempat duduk mencapai 86 persen.
"Total penumpang yang naik hari ini mencapai 44.987 orang," papar Franoto.
Sementara itu, untuk tanggal 27 dan 28 Desember 2025, tingkat okupansi masih bertahan stabil di angka 73 persen. Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan tersibuk dengan lebih dari 15 ribu penumpang, diikuti Stasiun Gambir dengan 12.573 penumpang.
Pihak KAI memperkirakan tren pemesanan tiket akan terus bergerak dinamis hingga akhir masa liburan pada 4 Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk memantau ketersediaan tiket secara berkala melalui aplikasi KAI Access dan kanal penjualan resmi lainnya.
Baca Juga: Ragunan Diserbu Wisatawan, Puncak Kunjungan Libur Natal 2025 Tembus 50 Ribu Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa