- Banjir di Jakarta paksa lebih dari seribu warga mengungsi ke lokasi aman.
- Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi paling banyak.
- Para pengungsi ditampung di masjid, musala, rumah susun, dan kantor RW.
Suara.com - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta pada Senin (12/1/2026) telah memaksa lebih dari seribu warga untuk meninggalkan rumah mereka. Intensitas hujan yang tinggi disertai luapan kali membuat banyak permukiman di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan terendam.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DKI Jakarta merilis data persebaran pengungsi yang kini menempati sejumlah titik pengungsian.
Sebaran Titik Pengungsian
Berikut adalah rincian data pengungsi di tiga wilayah terdampak:
- Jakarta Barat: Menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak. Di Kelurahan Kamal, sebanyak 700 jiwa (500 KK) mengungsi di Masjid Al Falah. Sementara di Kelurahan Tegal Alur, 130 jiwa (30 KK) menempati rumah susun setempat.
- Jakarta Utara: Jumlah pengungsi juga signifikan. Di Kelurahan Kebon Bawang, sebanyak 257 jiwa (256 KK) tersebar di beberapa lokasi seperti masjid, musala, dan kantor RW. Di Kelurahan Lagoa, 25 jiwa mengungsi.
- Jakarta Selatan: Pengungsian tercatat di Kelurahan Cipete Utara, di mana 8 jiwa (4 KK) berlindung di Mushola Nurul Iman.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui BPBD dan dinas terkait, memastikan bahwa pemenuhan logistik dan kebutuhan dasar para pengungsi menjadi prioritas utama. Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat diimbau untuk segera menghubungi layanan resmi pemerintah yang siaga 24 jam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?