- Memo FBI mendeklasifikasi klaim bahwa Donald Trump dikompromikan Israel dan Jeffrey Epstein keterkaitan dengan agen Mossad.
- Memo tersebut menyoroti Jared Kushner sebagai otak organisasi dan memiliki koneksi mendalam dengan Rusia dan Israel.
- Dokumen itu juga mengungkap transaksi properti Trump yang melibatkan entitas Swiss terkait keluarga konglomerat Indonesia diduga pencucian uang.
Suara.com - Departemen Kehakiman AS kembali merilis jutaan halaman dokumen rahasia yang memicu guncangan hebat di panggung politik internasional.
Sebuah memo FBI tertanggal 30 Januari yang baru saja dideklasifikasi menyatakan klaim kontroversial bahwa Presiden AS Donald Trump telah "dikompromikan oleh Israel" dan menyebut dugaan Jeffrey Epstein sebagai agen intelijen Mossad.
Memo yang disusun pada tahun 2020 ini merupakan bagian dari investigasi terhadap pengaruh asing dalam proses pemilihan umum Amerika Serikat.
Laporan ini didasarkan pada keterangan Sumber Manusia Rahasia (Confidential Human Source/CHS) yang memiliki akses ke lingkaran informasi tingkat tinggi.
Dokumen tersebut menyoroti Chabad Lubavitch, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks global, yang disebut-sebut berusaha mengooptasi kepresidenan Trump.
Nama menantu Trump, Jared Kushner, muncul sebagai tokoh sentral yang diidentifikasi sebagai pendukung kuat gerakan ini.
Beberapa poin krusial dalam memo tersebut meliputi:
- Kedekatan dengan Rusia: Berel Lazar, tokoh kunci Chabad, diketahui merupakan penasihat dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Memo menyebut Chabad digunakan sebagai instrumen untuk memantau para oligarki Rusia-Yahudi.
- Kushner sebagai "Otak" Organisasi: Sumber FBI menyatakan bahwa Jared Kushner adalah otak sebenarnya di balik organisasi dan kepresidenan Trump, serta memiliki hubungan mendalam dengan pemerintah Rusia.
- Koneksi Netanyahu: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memiliki hubungan persahabatan lama dengan keluarga Kushner, khususnya Charles Kushner, ayah Jared.
Jeffrey Epstein dan Hubungan dengan Intelijen Israel
Misteri mengenai identitas asli Jeffrey Epstein juga mendapatkan sudut pandang baru.
Baca Juga: Board of Peace dan Paradoks Diplomasi Indonesia
Memo tersebut, seperti yang dikutip MEE, menyatakan bahwa sumber FBI sangat yakin Epstein adalah agen Mossad yang direkrut dan dilatih di bawah bimbingan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak.
Selain itu, dokumen tersebut menyeret nama pengacara kondang Alan Dershowitz. Ia disebut-sebut sebagai orang yang memberitahu Alex Acosta (Jaksa Federal saat itu) bahwa Epstein "milik intelijen".
Salah satu bagian yang menarik perhatian publik di tanah air adalah penyebaran detail mengenai transaksi properti mewah Donald Trump.
Dalam laporan The Cradle, memo tersebut mendiskusikan pembelian dan penjualan sebuah rumah besar di Beverly Hills yang dijual dengan harga US$ 800.000 di bawah nilai pasar.
Rumah tersebut dilaporkan dibeli secara tunai oleh entitas Swiss yang terkait dengan pengusaha miliarder konglomerat asal Indonesia.
FBI mencatat adanya "sejumlah keanehan dan red flags" dalam transaksi ini, yang memicu dugaan adanya upaya pencucian uang melalui kesepakatan tersebut.
Berita Terkait
-
Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed
-
Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal
-
Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI