- Jeffrey Epstein, finansier AS yang dihukum atas kejahatan seksual, memiliki jaringan sosial elite dengan tokoh politik dan bisnis terkemuka dunia.
- Kekayaan signifikan Epstein bersumber dari perencanaan pajak miliarder, terutama klien utamanya yaitu Leslie Wexner, pendiri L Brands.
- Rilis terbaru Epstein Files mengguncang publik mengungkap kedekatannya dengan banyak elit, termasuk Donald Trump, Bill Gates, dan Elon Musk.
Suara.com - Jeffrey Edward Epstein (20 Januari 1953 – 10 Agustus 2019) adalah seorang finansier Amerika yang dihukum karena kejahatan seksual terhadap anak dan perdagangan manusia.
Ia dikenal memiliki jaringan sosial yang sangat elite, termasuk hubungan dengan banyak tokoh terkemuka di dunia politik, dan bisnis. Jeffrey Epstein disebut sebagai salah satu 'predator seksual' menyasar anak terbesar abad 21.
Jeffrey Epstein jadi salah satu topik panas saat ini usai Departemen Kehakiman AS merilis data terbaru Epstein Files yang mengguncang dunia.
Penyebabnya karena Epstein yang dikenal sebagai predator seks, pedofil hingga dugaan kanibalisme ternyata dekat dengan para elit dunia, termasuk politisi dan investor kelas kakap.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump adalah salah satu orang yang paling banyak disebutkan dalam Dokumen Epsten, menunjukkan kedekatan keduanya.
Dalam foto-foto yang tersebar, Trump kerap nampak bersama dengan Epstein. termasuk di pulau pribadinya.
Tidak hanya Trump, sosok lain seperti Bill Gates, Elon Musk, Putri Sofia dari Swedia, Pangeran Andrew, keluarga Al Nahyan dan masih banyak lainnya disebut dalam Epstein Files. Dari Indonesia, nama pengusaha berinisial HT turut dicatut meski hal ini perlu penelusuran lebih lanjut.
Kekayaan Epstein
Epstein mengumpulkan kekayaannya yang besar terutama dengan memberikan layanan perencanaan pajak dan kekayaan kepada para miliarder.
Baca Juga: Bebas Aktif atau Bebas Selektif? Menyoal Kursi Indonesia di Forum Trump
Klien miliardernya yang paling terkenal adalah Leslie Wexner, pendiri L Brands (pemilik Victoria's Secret), yang memberinya kuasa penuh atas urusan keuangannya.
Menurut laporan Forbes pada 2025, sebagian besar kekayaan Epstein antara 1999 dan 2018 berasal dari $490 juta dalam bentuk fee (sebagian besar dari Wexner dan miliarder Leon Black), ditambah $310 juta dari hasil investasi.
Pada saat kematiannya, kekayaannya diperkirakan mencapai $600 juta (Rp10 triliun). Transaksi keuangannya sangat kompleks, melibatkan ribuan transfer wire senilai miliaran dolar melalui bank-bank besar seperti JPMorgan Chase dan Deutsche Bank.
Hubungan dengan Donald Trump
Epstein dikenal sebagai jaringan sosial yang luas, dan pertemanannya dengan tokoh-tokoh publik seperti Donald Trump telah menimbulkan kontroversi yang signifikan.
Epstein dan Trump diketahui telah berhubungan sosial selama beberapa tahun. Trump pernah menyatakan pada 2002 bahwa Epstein adalah "pria yang sangat baik" dan bahwa mereka telah bersama selama 15 tahun.
Berita Terkait
-
Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed
-
Dokumen Jeffrey Epstein 'Singgung' Identitas Satoshi Nakamoto dan Asal-Usul Bitcoin
-
Trump Pilih Absen Super Bowl 2026 Imbas Ada Bad Bunny dan Green Day
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta
-
Kecelakaan Beruntun di Rawa Buaya: Truk Kontainer Tabrak Motor dan Mobil, Dua Terluka
-
Habiburokhman: Narasi Polri di Bawah Kementerian Lemahkan Presiden Prabowo
-
Tata Cara Baca Surat Yasin 3 Kali di Malam Nisfu Syaban, Bacalah Usai Maghrib dengan Niat Ini
-
Kemkomdigi Normalkan Akses Grok di X dengan Syarat Ketat dan Pengawasan Berkelanjutan
-
LSM Penjara 1 dan Polri: Mendefinisikan Ulang Keamanan Lewat Budaya Tertib Masyarakat
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
-
Prabowonomics Utamakan Kepentingan Nasional, Tapi Rokok dan Sawit Masih Dijegal Asing
-
Drama OJK: Setelah Ketua dan Wakil Mundur, Siapa yang Ditunjuk Prabowo Jadi Pengganti?
-
Waspada! Daerah Ini Diprediksi BMKG Diguyur Hujan Disertai Petir Hari Minggu Ini