- Polisi mengonfirmasi cacahan kertas pecahan Rp100 ribu di TPS liar Bekasi adalah uang asli lama cetakan Bank Indonesia.
- Temuan uang tersebut terjadi pada Jumat (30/1) saat petugas cek limbah medis di TPS liar.
- DLH Bekasi telah menindak TPS liar tersebut dan kini menunggu arahan lanjutan dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Suara.com - Misteri cacahan kertas menyerupai uang pecahan Rp100 ribu yang ditemukan di tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi mulai terkuak. Polisi memastikan potongan-potongan tersebut merupakan uang asli hasil cetakan Bank Indonesia (BI).
"Iya (uang asli)," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
Sumarni menjelaskan, kepolisian telah berkoordinasi langsung dengan BI untuk memastikan temuan tersebut. Hasilnya, BI mengonfirmasi cacahan tersebut merupakan uang asli lama.
"Tadi kami sudah koordinasi dengan pihak BI, benar itu cacahan uang asli, uang lama, dari BI," ujarnya.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi sebelumnya menyatakan TPS liar tempat ditemukannya cacahan uang tersebut sudah pernah ditindak. Namun hingga kini, DLH masih menunggu arahan lanjutan dari Kementerian Lingkungan Hidup (LH).
Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, mengungkapkan awal mula temuan cacahan kertas menyerupai uang itu terjadi saat DLH Kabupaten Bekasi mendampingi Kementerian LH Direktorat Pengendalian Limbah B3 (PLB3) pada Jumat (30/1). Saat itu, petugas awalnya hendak mengecek informasi adanya pembuangan limbah medis di TPS liar milik seseorang bernama H Santo.
Ia menyebutkan, di lokasi sempat ditemukan plastik berwarna kuning yang diduga berisi limbah medis seperti perban bekas luka hingga sisa infus. Namun setelah diperiksa, bungkusan tersebut hanya berisi sampah organik.
Dalam proses penyisiran lanjutan di area TPS liar tersebut, petugas justru menemukan cacahan kertas berwarna merah dan biru yang kemudian diduga sebagai uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu.
Baca Juga: 6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
Berita Terkait
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Prabowo Lantik Wamenkeu Baru Sore Ini, Siapa Pantas Gantikan Thomas?
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Bank Indonesia Gabung dengan Proyek Nexus, Apa Untungnya?
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan