-
Mojtaba Khamenei resmi menggantikan mendiang ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.
-
Pemimpin baru Iran menegaskan akan membalas setiap tetes darah syuhada yang gugur.
-
Iran mendesak negara tetangga segera menutup pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah mereka.
Suara.com - Republik Islam Iran secara resmi mengumumkan pemimpin tertingginya yang baru yakni Mojtaba Khamenei.
Sosok ini hadir menggantikan posisi mendiang ayahnya yakni Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagaimana diketahui sang ayah wafat akibat serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel.
Peristiwa tragis yang merenggut nyawa pemimpin besar tersebut terjadi pada tanggal 28 Februari lalu.
Pengumuman mengenai suksesi ini disampaikan melalui siaran televisi resmi pemerintah pada Kamis, 12 Maret 2026.
Pidato pertama sang pemimpin baru tersebut disampaikan dalam format naskah teks yang dibacakan.
Mojtaba sendiri tidak menampakkan diri secara langsung di hadapan publik saat pengumuman berlangsung.
Berdasarkan laporan dari media internasional CNN sang pemimpin baru sempat mengalami cedera serius.
Ia dikabarkan menderita luka robek pada bagian wajah serta mengalami patah tulang kaki.
Baca Juga: Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata
Kondisi tersebut merupakan dampak dari serangan udara yang terjadi pada akhir Februari silam.
"Salam sejahtera atas kalian, wahai orang-orang yang mengajak kepada Allah dan penafsir tanda-tanda Allah yang diberi petunjuk ilahi."
"Salam sejahtera atasmu, wahai engkau yang merupakan pintu gerbang menuju Allah dan penjaga agama-Nya."
"Salam sejahtera atasmu, wahai wakil Allah dan pembela kebenaran-Nya."
"Salam sejahtera atasmu, wahai bukti keberadaan Allah dan penunjuk jalan kepada kehendak-Nya."
"Salam sejahtera atasmu, wahai orang yang telah diutus dan yang di dalamnya diletakkan harapan."
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Review The Sweater: Pelajaran Sederhana tentang Berbagi dan Peduli
-
Bakal Heboh di Akhir Bulan Ini! Demon Slayer hingga Bloody Smart Siap Tayang di OTT CATCHPLAY+
-
Hadapi Kamboja Malam Ini, Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk John Herdman Putar Otak
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
AS dan Iran Hentikan Aksi Militer, Harga Minyak Anjlok 5 Persen!