News / Internasional
Jum'at, 13 Maret 2026 | 10:30 WIB
Mojtaba Khamenei
Baca 10 detik
  • Mojtaba Khamenei resmi menggantikan mendiang ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.

  • Pemimpin baru Iran menegaskan akan membalas setiap tetes darah syuhada yang gugur.

  • Iran mendesak negara tetangga segera menutup pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah mereka.

Penghormatan Bagi Sang Ayah dan Prosesi Majelis Ahli

"Semoga kedamaian menyertai kalian semua dengan salam yang meliputi segala hal. Salam sejahtera atasmu, wahai Tuanku, Penguasa Waktu."

"Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada guru saya, Imam Mehdi, atas kemartiran yang memilukan dari pemimpin revolusi yang mulia, Khamenei yang bijaksana dan tercinta."

"Saya memohon kepada kehadiran suci-Nya untuk memanjatkan doa rahmat bagi setiap anggota bangsa Iran yang agung, bahkan, bagi semua Muslim di dunia, para pelayan Islam dan Revolusi, para pengikut yang tanpa pamrih, dan para penyintas para syuhada gerakan Islam, khususnya mereka yang gugur dalam konflik baru-baru ini. Lebih jauh lagi, dengan rendah hati saya memohon doa-Nya untuk diri saya yang sederhana ini."

"Bagian kedua pidato saya ditujukan kepada bangsa Iran yang agung."

"Pertama-tama, saya harus secara singkat menyampaikan posisi saya sendiri mengenai pemungutan suara Majelis Ahli yang terhormat. Saya, hamba Anda, Mojtaba Hosseini Khamenei, mengetahui keputusan Majelis tersebut pada saat yang sama dengan Anda, melalui layanan penyiaran Republik Islam."

Tanggung Jawab Besar Mengemban Amanah Revolusi

"Sulit bagi saya untuk duduk di tempat dua pemimpin terkemuka: Khomeini yang agung dan Khamenei yang gugur sebagai syahid."

"Jabatan ini sebelumnya diisi oleh seseorang yang, setelah lebih dari 60 tahun berjuang di jalan Allah dan meninggalkan segala macam kesenangan, menjadi permata yang bersinar dan tokoh terkemuka dalam sejarah para penguasa negara ini."

Baca Juga: Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata

"Saya mendapat kehormatan mengunjungi jenazahnya setelah kesyahidannya. Apa yang saya saksikan adalah kekuatan yang luar biasa, dan saya diberitahu bahwa kepalan tangan yang terluka terkepal erat."

"Sulit untuk mengemban kepemimpinan setelah orang seperti itu. Kekosongan ini hanya dapat diisi dengan pertolongan Allah dan dukungan kalian, wahai rakyat."

"Jika kekuatan rakyat Iran tidak terlihat di arena politik, baik pemimpin maupun berbagai lembaga negara, yang martabat sejatinya terletak pada pengabdian kepada rakyat, tidak akan memiliki efektivitas yang dibutuhkan."

Seruan Mobilisasi Massa dan Persatuan Nasional

"Kehadiran efektif rakyat Iran di arena ini harus dipertahankan, baik dalam cara yang telah Anda tunjukkan pada hari-hari dan malam-malam perang ini maupun dalam berbagai bentuk instrumental seperti partisipasi dalam berbagai bidang sosial, politik, pendidikan, budaya, dan bahkan keamanan."

"Saya mengingatkan Anda tentang pentingnya menghadiri rapat umum Hari Quds, di mana semangat untuk menghancurkan musuh harus menjadi fokus setiap orang."

Load More