-
Mojtaba Khamenei resmi menggantikan mendiang ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.
-
Pemimpin baru Iran menegaskan akan membalas setiap tetes darah syuhada yang gugur.
-
Iran mendesak negara tetangga segera menutup pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah mereka.
Penghormatan Bagi Sang Ayah dan Prosesi Majelis Ahli
"Semoga kedamaian menyertai kalian semua dengan salam yang meliputi segala hal. Salam sejahtera atasmu, wahai Tuanku, Penguasa Waktu."
"Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada guru saya, Imam Mehdi, atas kemartiran yang memilukan dari pemimpin revolusi yang mulia, Khamenei yang bijaksana dan tercinta."
"Saya memohon kepada kehadiran suci-Nya untuk memanjatkan doa rahmat bagi setiap anggota bangsa Iran yang agung, bahkan, bagi semua Muslim di dunia, para pelayan Islam dan Revolusi, para pengikut yang tanpa pamrih, dan para penyintas para syuhada gerakan Islam, khususnya mereka yang gugur dalam konflik baru-baru ini. Lebih jauh lagi, dengan rendah hati saya memohon doa-Nya untuk diri saya yang sederhana ini."
"Bagian kedua pidato saya ditujukan kepada bangsa Iran yang agung."
"Pertama-tama, saya harus secara singkat menyampaikan posisi saya sendiri mengenai pemungutan suara Majelis Ahli yang terhormat. Saya, hamba Anda, Mojtaba Hosseini Khamenei, mengetahui keputusan Majelis tersebut pada saat yang sama dengan Anda, melalui layanan penyiaran Republik Islam."
Tanggung Jawab Besar Mengemban Amanah Revolusi
"Sulit bagi saya untuk duduk di tempat dua pemimpin terkemuka: Khomeini yang agung dan Khamenei yang gugur sebagai syahid."
"Jabatan ini sebelumnya diisi oleh seseorang yang, setelah lebih dari 60 tahun berjuang di jalan Allah dan meninggalkan segala macam kesenangan, menjadi permata yang bersinar dan tokoh terkemuka dalam sejarah para penguasa negara ini."
Baca Juga: Iran Simpan Bahan Baku Senjata Kiamat di Dalam Tanah, Akhir Dunia Sudah di Depan Mata
"Saya mendapat kehormatan mengunjungi jenazahnya setelah kesyahidannya. Apa yang saya saksikan adalah kekuatan yang luar biasa, dan saya diberitahu bahwa kepalan tangan yang terluka terkepal erat."
"Sulit untuk mengemban kepemimpinan setelah orang seperti itu. Kekosongan ini hanya dapat diisi dengan pertolongan Allah dan dukungan kalian, wahai rakyat."
"Jika kekuatan rakyat Iran tidak terlihat di arena politik, baik pemimpin maupun berbagai lembaga negara, yang martabat sejatinya terletak pada pengabdian kepada rakyat, tidak akan memiliki efektivitas yang dibutuhkan."
Seruan Mobilisasi Massa dan Persatuan Nasional
"Kehadiran efektif rakyat Iran di arena ini harus dipertahankan, baik dalam cara yang telah Anda tunjukkan pada hari-hari dan malam-malam perang ini maupun dalam berbagai bentuk instrumental seperti partisipasi dalam berbagai bidang sosial, politik, pendidikan, budaya, dan bahkan keamanan."
"Saya mengingatkan Anda tentang pentingnya menghadiri rapat umum Hari Quds, di mana semangat untuk menghancurkan musuh harus menjadi fokus setiap orang."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
Terkini
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Cerita Penumpang Nekat Lompat Keluar Gerbong Demi Selamatkan Diri
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji
-
Evaluasi Pengentasan & Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Menteri Rini: Akselerasi Dukungan PANRB
-
Jerit Orang Tua Korban Daycare Little Aresha: Anak Diikat, Stunting, hingga Dugaan Kekerasan Seksual
-
Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan di Sorong
-
Kasus Andrie Yunus: Komnas HAM Temukan 14 Orang Saling Terhubung di Sekitar YLBHI
-
Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin
-
Panggil Menaker Yassierli, Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional