- Jenderal Shai Klapper memprediksi serangan rudal dan mortir akan menghantui Israel, sehingga pembatasan nasional diberlakukan hingga akhir pekan.
- IRGC menegaskan akan terus menyerang target militer AS dan Israel hingga kedua negara tersebut menyerah total.
- Pemimpin baru Iran bersumpah membalas kematian keluarga dan mengancam akan menutup Selat Hormuz sebagai balasan.
Suara.com - Komando pertahanan dalam Negeri Israel, Jenderal Shai Klapper secara terbuka menyebut bahwa hari-hari terakhir ini akan jadi sangat mengerikan karena balasan militer Iran.
Ditegaskan oleh Klapper, hari-hari ke depan ini serangan rudal dari Utara (Iran) dan temabakan mortir dari Hezbollah dari Lebanon akan menghantui orang-orang Israel detik demi detik.
Oleh karena itu, pembatasan nasional tetap diberlakukan setidaknya hingga akhir pekan ini.
"Hari-hari yang sulit dan penuh ujian menanti kita," ucapnya dalam pernyataan resmi seperti dikutip dari Times of Israel.
Di bawah pedoman Komando Pertahanan Dalam Negeri saat ini, kegiatan pendidikan tetap dilarang sementara pertemuan hingga 50 orang diperbolehkan jika akses ke tempat perlindungan terjamin.
Tempat kerja dapat beroperasi dengan kondisi serupa, namun kebijakan ini akan dievaluasi kembali pada Sabtu pukul 20.00 waktu setempat.
Kami menimbang setiap kebijakan pertahanan setiap hari, dengan fokus utama menjaga keselamatan warga Israel sekaligus memastikan kelangsungan ekonomi dan sistem pendidikan," jelasnya.
Sementara itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) atau Garda Revolusi Iran menegaskan akan terus menyerang pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah hingga ancaman perang terhadap Iran berakhir.
Garda elit Iran itu bahkan menyatakan hanya memikirkan satu tujuan, Amerika Serikat dan Israel menyerah total.
Baca Juga: Israel Siap Luncurkan Nuklir ke Iran, Tunggu Perintah Benjamin Netanyahu
“Kami hanya memikirkan penyerahan total musuh,” kata IRGC dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media mereka, Sepah News.
Militer Iran sebelumnya mengklaim meluncurkan rudal Khorramshahr ke berbagai target di Israel, termasuk fasilitas militer di Tel Aviv, Beer Yaakov, Yerusalem Barat, dan Haifa. Serangan juga disebut menyasar sejumlah posisi AS di Erbil, Irak.
Terbaru pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya merilis pernyataan pertama setelah beredar kabar dirinya koma dan mengalami amputasi kaki akibat serangan udara AS–Israel.
Dalam pesan yang dibacakan televisi pemerintah, ia bersumpah akan membalas kematian keluarganya dan mengancam menutup Selat Hormuz.
“Saya pastikan kita tidak akan menahan diri untuk membalas darah para syuhada,” kata Khamenei seperti dilansir Aljazeera.
“Balasan kami tidak hanya atas gugurnya pemimpin revolusi, tetapi setiap warga yang terbunuh akan menjadi bagian dari berkas pembalasan.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!
-
Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat