- Markas Khatam al-Anbia Iran klaim milisi Irak berhasil menembak jatuh pesawat tanker KC-135 milik AS di Irak barat dan seluruh kru tewas.
- Pentagon mengonfirmasi jatuhnya pesawat, namun membantah akibat tembakan musuh dan menyebut insiden melibatkan dua pesawat tanker AS.
- Insiden ini menjadi kehilangan pesawat keempat bagi militer AS dalam perang melawan Iran, setelah tiga jet F-15E jatuh pekan lalu.
Suara.com - Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran baru saja mengumumkan kabar jatuhnya sebuah Pesawat Tanker AS dalam pertempuran udara di langit Irak.
Namun, pihak Militer Amerika Serikat langsung merilis pernyataan resmi yang menyajikan versi cerita yang sangat berbeda terkait insiden ini.
Perang Udara Irak ini melibatkan pesawat pengisi bahan bakar jenis KC-135 Stratotanker yang jatuh di wilayah gurun bagian barat negara tersebut.
Pusat komando Teheran mengumumkan pada Jumat (13/3/2026) bahwa pasukan Perlawanan Irak telah menargetkan salah satu armada pengisian bahan bakar milik musuh.
“Salah satu pesawat pengisian bahan bakar AS telah dihantam oleh sistem pertahanan udara Perlawanan Irak di Irak barat dan jatuh,” ungkap Juru Bicara Markas Khatam al-Anbia.
Juru bicara tersebut bahkan secara tegas mengklaim bahwa tidak ada satu pun awak yang selamat dari insiden penembakan tersebut.
“Seluruh personel pesawat tewas,”.
Di sisi lain, Komando Pusat AS sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mengetahui hilangnya salah satu armada KC-135 mereka.
Pihak Pentagon menyebut insiden ini terjadi di wilayah udara sahabat selama berlangsungnya Operasi Epic Fury.
Baca Juga: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Dirumorkan Tunjuk Italia Sebagai Pengganti
“Insiden tersebut terjadi di wilayah udara sekutu selama Operasi Epic Fury, dan upaya penyelamatan sedang berlangsung.”
Mereka juga mengonfirmasi bahwa ada dua pesawat yang terlibat dalam insiden tersebut, di mana satu jatuh dan satu lagi berhasil mendarat dengan selamat.
Namun, Pentagon secara gamblang menolak klaim bahwa pesawat mereka jatuh akibat serangan musuh maupun salah tembak dari pasukan kawan.
"Mereka mengklaim bahwa ini bukan disebabkan oleh tembakan musuh atau tembakan dari pihak sendiri," tulis CNN International.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa setidaknya ada lima anggota awak di dalam tanker yang jatuh tersebut.
Upaya penyelamatan disebut masih terus berlangsung, namun status korban luka maupun tewas belum dirilis secara resmi kepada publik.
Berita Terkait
-
AS Akui Tentaranya Tak Berdaya Kawal Kapal Tanker Lewati Selat Hormuz
-
Spanyol Berani Lawan Gertakan Trump: Kami Tidak Takut!
-
Update Korban Serangan AS-Israel: 414 Wanita dan Anak Iran Tewas, Bayi 8 Bulan Jadi Korban
-
Donald Trump Panik! Eks Penasihat Keamanan AS: Terjebak Perang Iran, Bingung Caranya Keluar
-
Niat Licik Benjamin Netanyahu Tersebar, Iran Semakin Terdesak
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal
-
Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik
-
Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?
-
KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya
-
Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih