- Negara tanggung seluruh biaya pengobatan aktivis KontraS korban penyiraman air keras.
- Wamen HAM pastikan pemulihan Andrie Yunus dibiayai negara hingga tuntas.
- Pemerintah tegaskan komitmen perlindungan HAM bagi aktivis dan warga negara kritis.
Suara.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) memastikan bahwa negara akan menanggung seluruh biaya pengobatan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal.
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, menyampaikan rasa simpati serta solidaritas mendalam kepada korban. Ia berharap Andrie dapat segera pulih melalui penanganan medis yang optimal di rumah sakit.
“Kementerian HAM memastikan bahwa negara akan menanggung biaya pengobatan dan pemulihan Saudara Andrie Yunus hingga tuntas,” ujar Mugiyanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/3/2026).
Di samping itu, Mugiyanto memberikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat yang membantu proses pengungkapan identitas pelaku, termasuk melalui penyebaran rekaman kamera pengawas (CCTV).
Kendati demikian, ia mengingatkan publik agar tetap merujuk pada hasil penyelidikan resmi aparat penegak hukum.
Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), setiap informasi visual yang beredar perlu diverifikasi secara ketat oleh pihak berwenang guna menghindari disinformasi.
Mugiyanto juga menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam menghormati dan melindungi HAM, termasuk menjamin kebebasan berekspresi serta hak menyampaikan pendapat secara damai.
Komitmen tersebut, jelasnya, merujuk pada ratifikasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 tentang pengesahan Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik.
Ia menekankan bahwa pemerintah tetap menghormati suara kritis masyarakat sebagai bagian penting dari mekanisme pengawasan (check and balances) dalam kehidupan bernegara.
Baca Juga: Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
“Ini merupakan posisi tegas (standing position) Presiden Prabowo Subianto sebagaimana telah dirumuskan dalam Asta Cita,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus