Suara.com - Sore itu, suasana di depan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah siswa berdiri di tepi jalan sambil membawa kotak berisi takjil. Senyum mereka menyambut setiap pengendara yang melintas, membagikan hidangan berbuka dengan penuh kehangatan.
Kegiatan berbagi takjil tersebut merupakan rangkaian aktivitas Ramadan siswa-siswi SRMA 1 Aceh Besar bersama para guru, wali asuh, dan wali asrama pada Senin (15/3/2026).
Sejak siang hari, para siswa telah berkumpul di dapur asrama untuk memasak berbagai menu takjil yang akan dibagikan ke masyarakat.
Jerih payah para siswa pun terbayar. Masyarakat terlihat antusias saat menerima takjil gratis dari para siswa. Salah seorang warga, Ahmad, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini.
"Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian anak-anak dan pihak sekolah. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat, khususnya bagi yang masih dalam perjalanan menjelang berbuka,” ungkapnya.
Salah satu siswa, Abdul Qodir, mengaku bahagia dapat terlibat langsung dalam kegiatan berbagi tersebut. Ia menuturkan bahwa pengalaman ini memberikan kesan mendalam baginya.
"Saya merasa senang melihat masyarakat yang tersenyum saat menerima takjil tersebut. Ke depan saya akan berusaha untuk bisa lebih sering berbagi kepada orang banyak,” ujarnya.
Menjelang waktu berbuka puasa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah bertema Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh Guru Agama SRMA 1 Aceh Besar.
Setelah itu, seluruh siswa-siswi, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta karyawan dan pimpinan Sentra Darussa’adah melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Baca Juga: Kemensos Jajaki Kerja Sama Kirim Lulusan Sekolah Rakyat Bekerja di Jepang
Ketua acara, Rizki Hawalaina selaku Guru Bahasa Inggris SRMA 1 Aceh Besar, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa.
"Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat merasakan nikmatnya berbagi serta termotivasi untuk terus berbuat baik kepada banyak orang," ucapnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara seluruh karyawan dan siswa di lingkungan Sentra Darussa’adah dan SRMA 1 Aceh Besar,” jelasnya.
Kepala SRMA 1 Aceh Besar, Ilza Satriadi, S.Pd., turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap program berbagi takjil dan buka puasa bersama ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.
"Kami berharap kegiatan yang penuh nilai kebersamaan dan kepedulian ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa,” tuturnya.***
Berita Terkait
-
Kemensos Jajaki Kerja Sama Kirim Lulusan Sekolah Rakyat Bekerja di Jepang
-
Sinergi Kemensos dan PB Inkanas Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat
-
Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026 Pakai HP, Sudah Cair Belum?
-
Kemensos Sisir Anak Jalanan untuk Calon Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Ingatkan ASN Kemensos Tetap Absen dan Lapor Kinerja Selama WFH: Ada Sanksi jika Melanggar!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan