- Kapolri lepas 4.009 pemudik gratis Polri Presisi 2026 ke Jawa-DIY.
- Polri pastikan sopir bus mudik gratis bebas narkoba dan alkohol.
- Angka kecelakaan arus mudik 2026 turun 40,91 persen dibanding tahun lalu.
Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melepas keberangkatan ribuan pemudik dalam program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 dari Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026). Program ini tidak hanya sekadar memfasilitasi perjalanan pulang kampung, tetapi juga menerapkan standar keselamatan yang sangat ketat.
Sebanyak 4.009 pemudik diberangkatkan menggunakan 81 armada bus menuju sejumlah kota di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Pemberangkatan kali ini mencakup 81 unit bus dengan total 4.009 penumpang yang melaksanakan mudik," ujar Listyo Sigit usai melepas rombongan.
Para peserta program ini merupakan warga yang telah mendaftar melalui layanan Samsat di setiap Polres di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya sejak Senin (16/3/2026).
Kapolri menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama.
Oleh karena itu, seluruh awak bus wajib menjalani serangkaian pemeriksaan medis sebelum diizinkan mengemudi guna menjamin keamanan penumpang selama di perjalanan. Pemeriksaan tersebut meliputi tes urine, tes alkohol, hingga deteksi penggunaan zat terlarang.
"Kami melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari tes urine, tes alkohol, hingga pemeriksaan obat-obatan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan perjalanan," tegasnya.
Selain keamanan teknis, Polri juga memastikan pelayanan bagi pemudik berjalan optimal. Langkah ini turut ditinjau langsung oleh Menteri Kesehatan yang hadir menyaksikan proses pelayanan kesehatan di lokasi pemberangkatan.
Dalam kesempatan yang sama, Listyo mengungkapkan adanya tren positif terkait angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik tahun ini. Ia mencatat terjadi penurunan kasus kecelakaan secara signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Baca Juga: BRI Siapkan Kursi Pijat dan Takjil Gratis di 5 Rest Area Tol Ini Saat Mudik
Berdasarkan data Operasi Ketupat, jumlah kecelakaan lalu lintas turun sebesar 40,91 persen atau berkurang sebanyak 682 kasus dibandingkan tahun 2025.
"Mudah-mudahan angka kecelakaan ini dapat terus kita tekan dan pertahankan hingga seluruh rangkaian arus mudik serta arus balik selesai," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?