- Sudin PPAPP Jakarta Barat memperketat pengawasan di Terminal Kalideres saat mudik Lebaran 2026 untuk cegah kekerasan perempuan dan anak.
- Pusat P2A memberikan edukasi kepada orang tua agar waspada terhadap potensi kekerasan seksual di tengah keramaian terminal.
- Monitoring dilakukan sejak awal mudik hingga akhir Maret, dilaporkan belum ditemukan adanya kasus kekerasan di lokasi tersebut.
Suara.com - Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Barat memperketat pengawasan di Terminal Kalideres selama masa mudik Lebaran 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan penumpang, khususnya dalam mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Kepala Seksi PPKB Sudin PPAPP Jakarta Barat, Irwan Sah Budi, menyatakan bahwa monitoring ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan dinas dan Wali Kota Jakarta Barat guna memberikan rasa aman bagi warga yang berangkat maupun kembali ke Jakarta.
"Kami hanya memastikan saja bahwa keberadaan kami ini untuk memonitor keadaan penumpang supaya, satu, tidak ada kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ataupun juga kasus kekerasan yang dialami oleh para penumpang yang balik ke DKI Jakarta," ujar Irwan di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (25/3/2026).
Selain aspek keamanan dari tindak kriminal, pemantauan ini juga bertujuan untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan penumpang agar selamat sampai tujuan.
Waspadai Orang Asing dan Kekerasan Seksual
Dalam kegiatan ini, Sudin PPAPP juga menggandeng Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P2A) DKI Jakarta. Mega Mustika, seorang paralegal dari Pusat P2A, mengungkapkan bahwa pihaknya fokus memberikan edukasi kepada orang tua agar lebih waspada dalam menjaga anak-anak mereka di tengah keramaian terminal.
Menurut Mega, arus mudik yang padat kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan tindak kejahatan.
"Kita memberikan informasi kepada orang tua untuk menjaga anak-anaknya agar terhindar dari kekerasan seksual. Memang, untuk arus mudik dan lain sebagainya, banyak sekali orang asing yang kita khawatirkan berpotensi terjadinya kekerasan, tidak hanya kepada anak tetapi juga kepada perempuan dewasa," tegas Mega saat ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
Mega menambahkan, meski fokus pada transportasi umum saat Lebaran, Pusat P2A tetap terbuka menerima aduan dari masyarakat umum terkait segala bentuk tindak kekerasan.
Baca Juga: Viral Seleb TikTok Mat Peci Kasih THR Bak Beri Makan Ayam, Sampai Habis Rp50 Juta
"Kita juga menerima aduan dari masyarakat umum terkait adanya kekerasan. Untuk laporan dari korban yang menggunakan transportasi, kita biasanya juga memberikan informasi dan edukasi untuk keamanan penumpang," tambahnya.
Situasi Kondusif
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Sudin PPAPP Jakarta Barat, Winella, menjelaskan bahwa monitoring ini telah dilakukan sejak awal periode mudik dan direncanakan berlangsung hingga akhir Maret. Hingga saat ini, pihaknya belum menemukan adanya kasus kekerasan di lapangan.
"Untuk sementara ini belum ada, mudah-mudahan tidak ada. Kita mengharapkan jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Winella.
Dalam menjalankan tugasnya, tim dari Sudin PPAPP juga bersinergi dengan berbagai pihak lintas sektoral untuk memastikan Terminal Kalideres tetap aman.
"Di sini juga kita dibantu oleh tim dari Pramuka, Perhubungan, dan dinas-dinas lainnya yang terus memantau kondisi di Terminal Kalideres," pungkasnya.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Viral Seleb TikTok Mat Peci Kasih THR Bak Beri Makan Ayam, Sampai Habis Rp50 Juta
-
Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Imbau Pemudik Maksimalkan WFA
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran
-
Update Jadwal Ganjil Genap Jakarta Selama Libur Lebaran 2026, Cek Jamnya
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!