- Kementerian Kesehatan sedang mendalami dugaan malpraktik pengangkatan rahim tanpa persetujuan pasien di RS Muhammadiyah Medan setelah menerima laporan resmi.
- Pihak RS Muhammadiyah Medan membantah tuduhan tersebut dan mengklaim seluruh prosedur operasi telah dilakukan sesuai standar medis yang berlaku.
- Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyatakan pemerintah akan melakukan evaluasi dan memberikan sanksi proporsional jika terbukti terjadi pelanggaran medis.
Suara.com - Kementerian Kesehatan buka suara terkait dugaan malpraktik yang terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Kasus ini menjadi sorotan setelah keluarga pasien menuding adanya tindakan medis yang tidak sesuai dengan persetujuan awal.
Kasus bermula dari seorang pasien perempuan yang awalnya didiagnosis mengalami miom dan menjalani operasi di rumah sakit tersebut. Namun, belakangan keluarga mengklaim bahwa dalam tindakan operasi itu, rahim pasien ikut diangkat tanpa persetujuan yang jelas.
Pascaoperasi, pasien dilaporkan mengalami komplikasi dan harus menjalani perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan lain. Setelah itu, keluarga baru mengetahui adanya tindakan pengangkatan organ reproduksi yang sebelumnya tidak diketahui.
Pihak rumah sakit sendiri telah membantah tuduhan malpraktik dan menyatakan seluruh prosedur telah dilakukan sesuai standar medis serta melalui persetujuan.
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengaku kejadian tersebut telah dilaporkan ke Kemenkes.
"Sudah, suda ada (laporan)," kata Dante kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan, pemerintah tengah melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
“Kita sedang dalami,” ujar Dante.
Ia menegaskan bahwa secara regulasi, pemerintah telah memiliki aturan dan panduan yang mengatur tindakan medis, termasuk prosedur operasi dan persetujuan pasien.
Baca Juga: Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!
“Nanti kita evaluasi. Aturannya sudah ada. Panduan peran dan juknis ada,” katanya.
Dante juga membuka kemungkinan adanya konsekuensi jika dugaan pelanggaran terbukti. Namun, ia menekankan proses penanganan akan dilakukan secara proporsional sesuai hasil evaluasi.
“Kalau memang nanti ada malpraktik ya kita tidak lanjutin secara proporsional,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!
-
Di Balik Julukan Gotham City, Medan Punya Kehangatan yang Selalu Kurindu
-
Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam, dan Lemak: Ini Cara Bacanya!
-
Kasus Karyawan Mie Gacoan Dipaksa Resign, Perusahaan Beri Klarifikasi dan Sanksi Supervisor
-
Djordje Jovicic Gemilang, Satria Muda Pertamina Bandung Jungkalkan Rajawali Medan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL