- GKR Hemas menerima penghargaan KWP Award 2026 di Komplek Parlemen, Jakarta, pada Kamis (23/4) atas dedikasi budayanya.
- Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas konsistensi sang Senator dalam menjaga harmoni dan kearifan lokal nasional.
- GKR Hemas menegaskan bahwa kebudayaan merupakan instrumen strategis untuk memperkuat karakter bangsa di tengah arus globalisasi dunia.
Suara.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, GKR Hemas, menegaskan kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi utama bagi persatuan dan kemajuan Indonesia di masa depan. Pernyataan ini disampaikan usai dirinya dianugerahi penghargaan bergengsi KWP Award 2026.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), dalam acara yang berlangsung di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (23/4).
Gusti Kanjeng Ratu Hemas dinobatkan sebagai 'Senator Perempuan Penggerak Harmoni dan Budaya Nasional'.
Kategori ini diberikan atas dedikasi konsisten sang Ratu Yogyakarta tersebut dalam mengawal isu-isu kearifan lokal dan menjaga stabilitas sosial melalui pendekatan budaya di ranah legislatif.
Menerima langsung piagam dan trofi di ruang kerjanya, GKR Hemas menyambut apresiasi ini dengan penuh rasa syukur.
Baginya, penghargaan ini merupakan refleksi dari kerja kolektif dalam merawat keberagaman yang ada di Indonesia.
"Saya mengapresiasi pemberian KWP Award 2026 ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mendorong penguatan nilai-nilai budaya dan harmoni dalam kehidupan berbangsa,” kata GKR Hemas, Kamis (23/4/2026).
Budaya sebagai Penopang di Era Globalisasi
Isu kebudayaan seringkali dianggap sebagai hal yang kaku. Namun, dalam pandangan GKR Hemas, budaya adalah instrumen paling efektif untuk menjaga harmoni sosial di tengah arus globalisasi dan disrupsi informasi yang sangat cepat.
Baca Juga: Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
Ia menekankan, keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia dari Sabang sampai Merauke adalah aset strategis yang tidak dimiliki bangsa lain.
Oleh karena itu, merawat kearifan lokal menjadi krusial agar bangsa ini tidak kehilangan arah di tengah perubahan zaman.
Hemas juga menyoroti bagaimana nilai-nilai luhur bangsa dapat menjadi filter terhadap dampak negatif perubahan sosial.
Dalam menjalankan fungsinya sebagai Senator, ia terus mendorong agar kebijakan pembangunan nasional tidak meninggalkan aspek kebudayaan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur atau ekonomi akan terasa hampa jika tidak dibarengi dengan pembangunan karakter bangsa yang berakar pada budaya sendiri.
Peran Strategis Media dan Wartawan Parlemen
Berita Terkait
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan