-
Naim Qassem menolak negosiasi langsung Lebanon dengan Israel dan mengajukan lima syarat damai.
-
Hezbollah mempertahankan senjata sebagai alat perlindungan kedaulatan dari agresi militer Israel saat ini.
-
Konflik Lebanon mengakibatkan jutaan pengungsi dan menuntut penarikan total pasukan pendudukan Israel.
Hizbollah tetap teguh pada pendiriannya untuk tidak menyerahkan aset militer mereka selama ancaman kedaulatan masih nyata.
Qassem menyatakan bahwa kelompoknya akan terus melanjutkan perlawanan defensif untuk melindungi hak-hak rakyat Lebanon yang tertindas.
“Masuknya poin dan solusi adalah dengan mencapai lima poin sebelum hal lainnya,” tegasnya saat merinci persyaratan damai.
Ia berpendapat bahwa pemerintahan saat ini kehilangan legitimasinya jika terus mengabaikan hak-hak dasar dan tanah airnya sendiri.
“Otoritas ini tidak dapat berlanjut sementara mereka melepaskan hak-hak Lebanon, menyerahkan tanah, dan menghadapi rakyatnya yang melawan,” tambah Qassem.
Hizbollah mendesak para pembuat kebijakan untuk kembali kepada semangat persatuan rakyat dan tidak terjebak dalam kepentingan faksi.
Stabilitas politik Lebanon dianggap hanya bisa dicapai melalui konsensus nasional yang telah disepakati dalam sejarah panjang negara tersebut.
“Pintu masuk dan solusi adalah untuk mencapai lima poin sebelum hal lain,” Qassem kembali memberikan penekanan pada prioritasnya.
Ia menyerukan agar penguasa merangkul seluruh elemen masyarakat guna membangun kekuatan kolektif yang berlandaskan pada hukum dasar yang berlaku.
Baca Juga: Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107
“Otoritas ini tidak dapat berlanjut sementara ia memberikan hak-hak Lebanon, menyerahkan tanah dan menghadapi rakyatnya yang melawan,” kata Qassem dengan nada memperingatkan.
Pihak Hezbollah mengingatkan pentingnya menjaga integritas konstitusi Lebanon di tengah badai krisis keamanan dan politik yang melanda.
Naim Qassem mengajak pemerintah untuk melihat kembali dasar negara sebagai panduan utama dalam mengambil kebijakan strategis nasional.
“Otoritas ini tidak dapat berlanjut sementara ia melepaskan hak-hak Lebanon, mengakui tanah dan menghadapi orang-orangnya yang bertahan,” tuturnya lagi.
Hizbollah menyerukan kepada otoritas Lebanon untuk “kembali kepada rakyat mereka untuk menyatukan mereka, sehingga mereka bukan otoritas faksi melainkan rakyat, berdasarkan konsensus yang membentuk Kesepakatan Taif, yang mendasari konstitusi kita saat ini.”
Langkah ini dianggap krusial agar Lebanon tidak semakin terperosok dalam pengaruh asing yang merusak kedaulatan internal mereka.
Konflik antara Lebanon dan Israel telah mengakibatkan jatuhnya lebih dari 2.500 korban jiwa sejak awal Maret 2026.
Data resmi menunjukkan bahwa sekitar 1,6 juta orang terpaksa mengungsi akibat serangan udara dan darat yang masif.
Meskipun gencatan senjata sempat disepakati pada April 2026, pelanggaran di lapangan terus memicu baku tembak dan serangan drone.
Hizbollah mengeklaim tindakan militer mereka merupakan respons balasan atas kegagalan Israel mematuhi kesepakatan damai sementara yang dimediasi internasional.
Ketegangan semakin memuncak setelah Presiden Amerika Serikat mengumumkan perpanjangan gencatan senjata di tengah keraguan faksi perlawanan di Lebanon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel